Selasa, 21 April 2026

Dasubsatgas Bencana Aceh: Kabupaten Gayo Lues Jadi Perhatian Pemerintah

TNI AD Akan Bangun Sejumlah Jembatan Bailey dan Gantung di Gayo Lues
Agus Supratman - Kamis, 22 Januari 2026 21:23 WIB
Dasubsatgas Bencana Aceh: Kabupaten Gayo Lues Jadi Perhatian Pemerintah
TINJAU: Komandan satuan tugas (Dansubsatgas) Bencana Aceh, Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, meninjau sejumlah titik lokasi terdampak bencana yang akan dibangun jembatan Bailey dan jembatan gantung di wilayah Kabupaten Gayo Lues.(Foto: Laung Hutasuhut, Penrem 011/Lilawangsa)

BLANGKEJEREN-ACEH | Imagonews ~ Dansubsatgas bencana Aceh, Kolonel Inf Ali Imran mengunjungi Kabupaten Gayo Lues. Danrem meninjau langsung sejumlah infrastruktur rusak parah setelah bencana banjir bandang dan longsor melanda kawasan tersebut.

Dansubsatgas Ali Imran mengatakan, dalam upaya percepatan pemulihan bencana banjir bandang dan longsor parah melanda di sejumlah wilayah barat Indonesia. Khususnya di tiga Provinsi Pulau Sumatra, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh.

Baca Juga:

"Salah satunya, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Daerah ini menjadi perhatian pemerintah pusat. Presiden Prabowo melalui Dansatgas Percepatan jembatan dan Infrastruktur Bencana, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, segera melakukan percepatan pemulihan di daerah tersebut," ujarnya.

Menurut Dansubsatgas, gagasan TNI AD akan membangun sejumlah jembatan Bailey sebagai percepatan pemulihan.

"Terdapat akses vital jalan utama penghubung antar Kabupaten, Gayo Lues dan Aceh Timur putus dan ini akan segera dibangun. Selain itu sejumlah jembatan gantung penghubung antar kecamatan dan Desa juga turut dibangun," sebutnya, Kamis 22 Januari 2026.

Baca Juga:

Dansubsatgas Ali Imran menguraikan, selain dikerahkan sejumlah alat berat dan saat ini sudah tiba di Kabupaten Gayo Lues. Personal TNI Yonzipur 16 DA mulai melakukan pengecekan dan persiapan pekerjaan pembangunan jembatan.

"Pembangunan 3 jembatan Bailey dan jembatan gantung. Diantaranya di Desa Pepelah, Desa Uring dan Desa Pintu Rime dalam Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues," terangnya.

Baca Juga:
BERSAMA: Antusias Komandan satuan tugas (Dansubsatgas) Bencana Aceh, Danrem 011/Lilawangsa, Kolonel Inf Ali Imran, bersama anak-anak warga korban bencana banjir bandang melakukan tari saman, tradisional khas daerah, saat meninjau sejumlah titik lokasi terdampak bencana di wilayah Kabupaten Gayo Lues.(Foto: Laung Hutasuhut, Penrem 011/Lilawangsa)
Disisi lain, Dansubsatgas, Kolonel Inf Ali Imran bersama Dandim 0113/Gayo Lues, Letkol Arm Fran Desiafan Eka Saputra, meninjau pemukiman rumah masyarakat yang terdampak. Danrem juga menemui anak-anak korban banjir dan berdialog dengan warga di penampungan pengungsi.

Terlihat antusias masyarakat menyambut kehadiran Dansubsatgas, warga menaruh perhatihan penuh kepada pemerintah pusat dalam percepatan pemulihan bencana di Kabupaten Gayo Lues.

Dasubsatgas mengatakan, masyarakat di Kabupaten Gayo Lues tetap tenang dalam menghadapi bencana yang menimpa keadaan. Ia menilai, masyarakat daerah ini bukan tidak membutuhkan bantuan, akan tetapi mampu bersabar.

Baca Juga:

"Saya salut. TNI Kodim 0113 Gayo Lues bersama masyarakat disini bersinergi kuat saling membantu, sehingga tabah dan mampu menghadapi bencana yang melanda. Insya Allah jembatan cepat rambung sehingga aktivitas dan perekonomian masyarakat cepat normal Kembali," pungkasnya.

Dalam kunjungan itu, Danrem dan Dandim turut berbaur bersama anak-anak warga melakukan aksi saman tradisonal khas Gayo Lues. Dansatgas juga menyerahkan bingkisan kepada anak korban bencana di Gayo Lues.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dandim 0106/Aceh Tengah Kerahkan Personel Normalkan Jalan Terimbun Longsor di Kebayakan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Danrem 011 Lilawangsa Ali Imran, Resmi Sandang Pangkat Brigjen TNI
Trafik Long Weekend Perayaan Imlek di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat 41,21 Persen
KPA: Penertiban Konsesi Korporasi di Sumatera Harus Diikuti Langkah Pemulihan Hak Rakyat Atas Tanah
Ruas Tol Kutepat, Infrastruktur Strategis Penopang Ekonomi Sumatera Utara
 
Komentar