Senin, 20 April 2026
54.233 Hektare Sawah di Aceh Terdampak Bencana

Mentan dan Ketua Komisi IV RI ke Aceh Tinjau Upaya Pemulihan Pertanian

Agus Supratman - Jumat, 16 Januari 2026 18:17 WIB
Mentan dan Ketua Komisi IV RI ke Aceh Tinjau Upaya Pemulihan Pertanian
Mentan Amran dan Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto melihat dari depat upaya pemulihan lahan pertanian dan sawah terdampak bencana di Aceh.(Foto: Isitmewa)

LHOKSEUMAWE-ACEH | Imagonews ~ Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, meninjau pemulihan tahap awal sawah terdampak banjir dan longsor di Aceh, pada Kamis 15 Januari 2026.

Mentan Amran dan Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto bersama rombongan tiba di Bandar Udara Malikus Saleh, Pintu Makmur, Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Meninjau langsung persawahan yang masih terendam lumpur pascabanjir.

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan rehabilitasi lahan, bantuan sarana produksi, serta percepatan tanam berjalan tepat waktu.

Baca Juga:

Dalam peninjauan, Amran meminta jajaran Kementerian Pertanian bergerak cepat. "Jadi seluruh tim terima kasih, kami minta seluruh swakelola, kalau perlu petaninya ikut kerjakan sendiri. Dan itu dibayar pemerintah," kata Amran.

Ia menegaskan seluruh pekerjaan rehabilitasi dilakukan secara swakelola dan padat karya. "Jadi swakelola, jadi padat karya. Jadi ini nggak kemana-mana, nggak usah pakai kontraktor besar, apalagi kecil-kecil begini," ucapnya.

Selain perbaikan lahan, pemerintah menyalurkan bantuan benih dan pupuk. "Benih-benihnya, pupuknya Alhamdulillah dibantu pemerintah," terang Amran.

Menurutnya, dari data Kementerian Pertanian mencatat sawah terdampak bencana di Aceh mencapai 54.233 hektare tersebar di 21 kabupaten/kota. Rinciannya, rusak ringan 23.893 hektare, rusak sedang 8.759 hektare, rusak berat 21.851 hektare.

Baca Juga:

"Tahap awal rehabilitasi dilakukan seluas 13.707 hektare, terdiri atas Aceh 6.530 hektare, Sumatera Utara 6.593 hektare, dan Sumatera Barat 3.624 hektare. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,49 triliun dari APBN 2026 serta mengusulkan tambahan Rp5,1 triliun untuk mempercepat pemulihan," ujarnya.

Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, luapan sungai, dan longsor melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Daerah terdampak antara lain Aceh Tamiang, Agam, Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

Data per 13 Januari 2026 menunjukkan luas sawah terdampak di tiga provinsi mencapai 107.324 hektare. Sawah rusak ringan 56.077 hektare, rusak sedang 22.152 hektare, rusak berat 29.095 hektare. Lahan padi dan jagung yang mengalami puso mencapai 44,6 ribu hektare.

Selain itu, perkebunan non-sawit seperti kopi, kakao, dan kelapa dalam terdampak seluas 29.310 hektare. Lahan hortikultura rusak 1.803 hektare, ternak mati atau hilang lebih dari 820 ribu ekor.

Baca Juga:

Kementan juga mencatat kerusakan infrastruktur pertanian, antara lain 58 Rumah Potong Hewan, 2.300 unit alsintan hilang, 74 Balai Penyuluhan Pertanian rusak, 3 bendungan rusak, jaringan irigasi rusak sepanjang 152 kilometer, serta 820 unit jalan produksi terdampak."Tentu data dampak bencana ini bersifat dinamis dan terus kami perbarui setiap hari melalui koordinasi intensif antara unit Eselon I Kementerian Pertanian dan dinas pertanian di daerah terdampak," kata Amran.

Kunjungan ini menjadi langkah awal pemulihan sektor pertanian di Aceh Utara. Pemerintah menargetkan rehabilitasi berjalan cepat agar petani bisa kembali menanam pada musim tanam berikutnya.

Kunjungan Mentan bersama Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, anggota Komisi IV DPR RI, Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, beserta rombongan disambut Pangdam IM, Wakil Gubernur Aceh, Danrem 011/Lilawangsa serta Fotkopimda Aceh.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Dandim 0106/Aceh Tengah Kerahkan Personel Normalkan Jalan Terimbun Longsor di Kebayakan
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Hadirkan Foodcourt UMKM di Aceh Besar
Danrem 011 Lilawangsa Ali Imran, Resmi Sandang Pangkat Brigjen TNI
Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Bencana di Tapanuli Tengah
Dasubsatgas Bencana Aceh: Kabupaten Gayo Lues Jadi Perhatian Pemerintah
KLH/BPLH Resmi Cabut Persetujuan Lingkungan 28 Perusahaan di Sumatra
 
Komentar