Sabtu, 13 Juni 2026

Pemerintah Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari, Horas Bangso Batak Beri Apresiasi pada Presiden

Agus Supratman - Rabu, 21 Januari 2026 19:06 WIB
Pemerintah Cabut Izin PT Toba Pulp Lestari, Horas Bangso Batak Beri Apresiasi pada Presiden
Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul,SH MH

MEDAN | Imagonews ~ Ketua Umum Horas Bangso Batak (HBB) Lamsiang Sitompul,SH MH mengucapkan terima kasi dan memberi apresiasi setinggi - tingginya kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang telah mengambil keputusan tegas dengan mencabut izin PT Toba Pulp Lestari (TPL) bersama puluhan perusahaan lainnya.

Pencabutan izin 28 perusahaan tersebut diumumkan setelah dilakukan audit cepat oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) pascabencana. PT Toba Pulp Lestari tercatat sebagai salah satu dari 22 Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) yang izinnya dicabut karena terbukti melanggar ketentuan pemanfaatan kawasan hutan yang dinilai berkontribusi terhadap terjadinya banjir bandang dan longsor di Sumatra.

Lamsiang Sitompul,SH MH menyampaikan dicabutnya izin PT Toba Pulp Lestari (TPL) merupakan moment penting untuk memulihkan kerusakan lingkungan. Dan juga tidak kalah penting memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap Pemerintah dalam keseriusannya untuk melindungi masyarakat dari kerusakan lingkungan yang berdampak terjadinya bencana banjir bandang dan tanah longsor. " karena sebelumnya saya juga merupakan bagian dari perjuangan tutup TPL merasa pesimis terhadap keseriusan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari kerusakan lingkungan " ujarnya

Baca Juga:
Pada kesempatan itu, Lamsiang juga berterimakasih kepada semua elemen yang turut berjuang untuk menyuarakan penutupan PT TPL dan perusahaan-perusahaan lingkungan lainnya.

Terima kasih kepada Ephorus HKBP beserta para pimpinan gereja lainnya dari Katolik, HKI, GKPS, dan lain sebagainya. Juga komunitas masyarakat Muslim dari Tapanuli Selatan. Ada juga dari Sekretariat Bersama, Pastor Walden Sitanggang, Pdt Robinsa Siregar, Ibu Delima Silalahi, Jhon Tony Tarihoran dari AMAN, ada Rocky Pasaribu, ada dari KSPPM, ada Roganda Simanjuntak dari Badan Registrasi Wilayah Adat, ada juga Dimpos Manalu dosen.

Horas Bangso Batak juga menyempakan terima kasih pada semua elemen, baik dari gereja, lembaga, komunitas, aktivis, LSM, wartawan, dan semua pihak yang telah turut berjuang menutup PT TPL. Tak lupa kami juga mengucapkan terima kasih kepada netizen di mana pun berada di Indonesia maupun di luar Indonesia, yang turut mendukung menyuarakan penutupan PT TPL.

Baca Juga:
Ia menyebut, penutupan PT TPL dan perusahaan lainnya, bukanlah langkah akhir dari perjuangan. "Menurut kami, ini adalah langkah awal untuk berjuang lagi untuk hal-hal yang akan datang," katanya.

Terkhusus kepada Sekber dan Koalisi Masyarakat Sipil, Lamsiang juga mengucapkan terima kasih atas dukungannya. "Dan ini membuktikan, bahwa apabila kita kompak, semua elemen bangsa dan masyarakat Indonesia berjuang untuk keadilan, maka suara kita itu akan menghasilkan sesuatu yang positif. Kita jangan pernah lelah. Kita jangan pernah menyerah. Kita harus ini kita berjuang bersama agar semua hal-hal yang menyangkut kehidupan masyarakat banyak, bisa dijalankan dengan," ujar pengacara ini.

"Sekali lagi, ini bukan langkah terakhir. Ini langkah awal. Mari kita bergandeng tangan sesama masyarakat juga bersama dengan pemerintah, agar pelaksanaan pembangunan di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dapat berjalan dengan baik," tutupnya.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Ratusan Karyawan PT TPL Gelar Aksi Damai Tuntut Dibayar 1,75 Kali Pesangon
Bakumsu Desak Pemerintah Tegakkan Hukum Pasca Pencabutan Izin PT Toba Pulp Lestari
Negara Gugat Enam Perusahaan Perusak Lingkungan Di Sumatera Utara Rp4,84 Triliun
Pembangunan Sekolah Rakyat di Lahan 6 Ha di Medan Tuntungan Dimulai
Kajati Sumut Terima Tanda Kehormatan Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI
Presiden Prabowo Malam Tahun Baru di Pengungsian Warga Batangtoru, Beri Harapan Baru
 
Komentar