Senin, 20 April 2026
Misi Kemanusiaan Bantu Percepatan Pemulihan Bencana di Aceh Tamiang

Pemko Medan Kerahkan 14 Unit Alat Berat dan Truk serta 23 Petugas Operator dan Supir

Bantuan Alat Berat Dikirim 3 Tahap
Edi Saputra - Minggu, 11 Januari 2026 06:32 WIB
Pemko Medan Kerahkan 14 Unit Alat Berat dan Truk serta 23 Petugas Operator dan Supir
MEMBERSIHKAN: Alat berat dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemkot Medan bekerja menjalankan misi kemanusiaan kawasan terdampak bencana di Aceh Tamiang. Membersihkan sejumlah lokasi yang terdampak banjir.(Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan)

MEDAN| Imagonews ~ Pemko Medan kembali menunjukkan rasa solidaritas terhadap bencana alam banjir yang terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Melalui Dinas SDABMBK, Pemko Medan mengirimkan bantuan 14 unit alat berat dan truk serta 23 petugs operator dan supir.

Pengerahan bantuan alat berat dan petugas operatornya dilakukan tiga tahap guna membantu percepatan pemulihan pasca bencana banjir.

"Sesuai arahan bapak Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan bapak Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap, Dinas SDABMBK (Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi) telah mengirimkan alat berat sebanyak tiga tahap untuk membantu percepatan pemulihan bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang", kata Plt Kadis SDABMBK Gibson Panjaitan ketika dikonfirmasi, Jumat 9 Januari 2026.

Baca Juga:

Dijelaskan Gibson Panjaitan, tahap pertama bantuan alat berat dikirimkan pada tanggal 19 Desember 2025. Bantuan alat berat ini merupakan tindak lanjut dari surat permohonan Pemkab Aceh Tamiang kepada Pemko Medan.

"Tahap awal kita mengirimkan armada satu unit motor grader, dua unit backhoe loader, empat unit dump trck, dan tiga unit trado yang lengkap beserta petugas operator dan supir", jelas Gibson Panjaitan.

SEBELUM : Alat berat dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemkot Medan saat tiba dan sebelum bekerja menjalankan misi kemanusiaan kawasan terdampak bencana di Aceh Tamiang. Membersihkan sejumlah lokasi yang terdampak banjir.(Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan)

Disampaikan Gibson, dalam menjalankan misi kemanusiaan, pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemkab Aceh Tamiang untuk membersihkan sejumlah lokasi yang terdampak banjir. Berdasarkan laporan petugas di lapangan, untuk efektifitas dalam bekerja ada alat berat yang sangat dibutuhkan yakni skid loader.

Baca Juga:

Gibson menambahkan, informasi ini kami sampaikan ke bapak Wali Kota Medan Rico Waas dan beliau langsung merespon baik dengan menyampaikan bagaimana yang terbaik agar dapat membantu percepatan pemulihan pasca banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

"Pada tanggal 31 Desember 2025 kita berangkatkan alat berat Skid Loader sebanyak 2 unit. Pengiriman bantuan tahap kedua ini dilakukan karena alat berat tersebut sangat dibutuhkan disana untuk pembersihan", ujar Gibson Panjaitan.

SETELAH: Alat berat dari Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemkot Medan setelah bekerja menjalankan misi kemanusiaan kawasan terdampak bencana di Aceh Tamiang. Membersihkan sejumlah lokasi yang terdampak banjir.(Foto: Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan)

Menurut Gibson Panjaitan, alat berat yang dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang ini sangat membantu percepatan pemulihan pasca bencana. Petugas dan armada yang ada melakukan pembersihan di beberapa titik termasuk di kantor Pemerintahan. Tindakan solidaritas yang dilakukan Pemko Medan ini dilihat dan apresiasi Pemerintah Pusat melalui Kemendagri.

Baca Juga:

"Melihat efektifitas alat berat kita di Aceh Tamiang, Kemendagri berharap Pemko Medan kembali mengirimkan alat berat skid loader agar pembersihan lebih maksimal, ditambah Praja IPDN juga turun membantu percepatan pemulihan", sebut Gibson Panjaitan.

Lanjut Gibson Panjaitan, atas permintaan Kemendagri, bapak Wali Kota Medan Rico Waas meminta kami untuk kembali mengirimkan alat berat skid loader ke Kabupaten Aceh Tamiang. Beliau juga berpesan alat berat yang dikirim pada tahap ketiga ini tidak mengganggu aktifitas pekerjaan kita dalam melayani masyarakat di Kota Medan.

"Di tanggal 7 Januari 2026 kemarin, kita kembali mengirimkan bantuan alat berat berupa empat unit Skid Loader, satu unit kompresor dan satu unit mobil Crane yang dibutuhkan untuk memindahkan material sisa banjir. Total alat berat dan truk yang dikirimkan sebanyak 14 unit ditambahkan 23 petugas operator dan supir", ungkap Plt Kadis SDABMBK sembari menambahkan seluruh alat berat dan petugas sampai saat ini masih berada di Kabupaten Aceh Tamiang.

Terkait mekanisme pembersihan, Gibson menyampaikan petugas dan armada yang ada melakukan pembersihan secara menyeluruh dengan mengikuti arahan dari Pemkab Aceh Tamiang dan Kemendagri. Artinya kita siap siagakan petugas dan armada disana untuk pola kerja diatur oleh Pemkab Aceh Tamiang dan Kemendagri.

Baca Juga:

"Selama petugas dan armada yang dikirimkan ke Kabupaten Aceh Tamiang, kami memastikan tidak mengganggu aktifitas pekerjaan Dinas SDABMBK, karena peralatan dan alat berat masih tersedia. Ini juga menjadi pesan bapak Wali Kota Medan Rico Waas kepada kami", pungkas Gibson Panjaitan.(Edi Saputra)

Baca Juga:
Editor
: Agus Supratman
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Immigration Lounge Cambridge City Square: Langkah Modernisasi Pelayanan Imigrasi di Kota Medan
36.714 Penumpang Gunakan Face Recognition Boarding Gate di Sumut Selama Triwulan I 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Pastikan Kesiapan Layanan Energi Jelang Arus Balik Lebaran Bersama Staf Khusus Menteri ESDM
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idulfitri 1447 H, Ajak ASN “Tancap Gas” Bangun Kota dan Tingkatan Pelayanan
Gubernur Sumut Lepas Pemudik Program Mudik Gratis dengan Kereta Api di Stasiun Medan
Tingkatkan Kenyamanan Mudik, KAI Sumut Buka Akses Pintu Bawah Stasiun Medan
 
Komentar