Rabu, 21 Oktober 2026

Wali Kota Medan Dorong Komunitas Kreatif Tangkal Hoaks Lewat Kampanye Positif

Agus Supratman - Sabtu, 17 Oktober 2026 11:08 WIB
Wali Kota Medan Dorong Komunitas Kreatif Tangkal Hoaks Lewat Kampanye Positif
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong komunitas kreatif berperan aktif menyebarkan informasi positif di tengah maraknya informasi simpang siur dan hoaks.(Foto: Dinas Kominfo Medan)

MEDAN | Imagonews ~ Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong komunitas kreatif berperan aktif menyebarkan informasi positif di tengah maraknya informasi simpang siur dan hoaks.

Kreativitas dinilai dapat menjadi sarana untuk membangun kesadaran masyarakat sekaligus mencegah berkembangnya kebencian akibat informasi yang menyesatkan.

Hal itu disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Koalisi Ekonomi Kreatif (Koekraf) Kota Medan, Jumat (16/10/2026).

Baca Juga:

Audiensi tersebut dihadiri perwakilan Koekraf Kota Medan, yakni Hendika Putra, Ershad Adnani, Iki Sembiring, Vinno Isvara, dan Rizky Fajar B.

Rico Waas mengatakan, derasnya arus informasi saat ini menjadi tantangan yang perlu dihadapi bersama. Karena itu, komunitas kreatif diharapkan menghadirkan kampanye kreatif yang mampu menyampaikan pesan positif kepada masyarakat.

Menurutnya, informasi yang menyesatkan tidak boleh dibiarkan berkembang tanpa upaya untuk mengimbanginya dengan informasi yang benar dan membangun. Sebab, kondisi tersebut dapat memicu kebencian dan berdampak pada kondisi mental masyarakat.

Selain mendorong kampanye positif, Rico Waas menyampaikan Pemko Medan tengah menyiapkan ruang-ruang yang dapat dimanfaatkan komunitas kreatif untuk berkarya. Salah satunya di Mal Pelayanan Publik.

Baca Juga:

Pemko Medan juga akan merevitalisasi Taman Budaya Medan agar dapat menjadi ruang ekspresi sekaligus inkubasi bagi pelaku ekonomi kreatif. Kawasan tersebut diharapkan memiliki gedung pertunjukan yang representatif, seperti gedung kesenian, serta ruang-ruang yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan komunitas.

Ia berharap fasilitas tersebut membuka lebih banyak kesempatan bagi komunitas untuk mengembangkan gagasan, menampilkan karya, dan memperkuat identitas Medan sebagai kota kreatif.

Pemko Medan juga memiliki program pelatihan untuk mendukung pengembangan kapasitas pelaku ekonomi kreatif. Rico menekankan, produk kreatif perlu memiliki nilai tambah dan memberi manfaat ekonomi.

Karena itu, pengembangan kreativitas perlu berjalan beriringan dengan kemampuan mengelola usaha. Pelaku kreatif diharapkan tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga mampu mengembangkan karya tersebut menjadi produk atau layanan yang memiliki peluang pasar.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Di Merdang Merdem 2026, Wali Kota Medan Ajak Masyarakat Rawat Keberagaman dan Doakan Kabut Asap Segera Berlalu
Sarang Narkoba Mencirim Digerebek, Bandar Diringkus
Pekan Budaya Medan 2026 Ajang Rawat Warisan Leluhur
Dari Timbang Langkat ke Binjai: Kereta Api yang Membentuk Kota dan Mobilitas Masyarakat
Rico Waas Tegaskan Pelestarian Budaya Jadi Tanggung Jawab Bersama
LBH Medan Desak Kapolda Sumut Segera Tetapkan Tersangka dan Tahan Heri Rahman
 
Komentar