Rabu, 02 September 2026
Menembus Medan Sulit Aceh Tenggara:

TNI Bangun Jembatan Gantung 248 Meter demi Akses Sekolah Anak Terisolir

Agus Supratman - Senin, 13 Juli 2026 16:24 WIB
TNI Bangun Jembatan Gantung 248 Meter demi Akses Sekolah Anak Terisolir
TNI Angkatan Darat (AD) terus mempercepat pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara. Jembatan yang membentang sepanjang 248 meter di atas Sungai Alas ini ditargetkan rampung pada Agustus tahun ini.(Foto: Istimewa)

KUTACANE | Imagonews ~ TNI Angkatan Darat (AD) terus mempercepat pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Kabupaten Aceh Tenggara. Jembatan yang membentang sepanjang 248 meter di atas Sungai Alas ini ditargetkan rampung pada Agustus tahun ini.

Ukuran jembatan gantung ini tercatat lebih panjang dibandingkan jembatan perintis di Kecamatan Sekrak, Kabupaten Aceh Tamiang, yang memiliki panjang 240 meter.

"Jembatan di Sekrak Aceh Tamiang sepanjang 240 meter. Namun ini lebih panjang, terbentang 248 meter di atas Sungai Alas. Kita targetkan pekerjaannya selesai bulan depan. Mudah-mudahan Agustus ini sudah rampung," ujar Dansubsatgas Jembatan sekaligus Danrindam IM, Brigjen TNI Ali Imran, saat meninjau langsung lokasi proyek pada Minggu (12/7).

Baca Juga:
Brigjen TNI Ali Imran menjelaskan bahwa infrastruktur jembatan gantung ini sangat vital bagi mobilitas warga lokal. Wilayah ini sebelumnya tidak memiliki akses penyeberangan, sementara kondisi Sungai Alas kian meluas akibat tergerus arus deras pascabanjir dan tanah longsor pada akhir tahun 2025 lalu.

Jembatan ini nantinya akan menjadi urat nadi yang menghubungkan dua kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara, tepatnya antara Desa Kumbang Jaya di Kecamatan Badar dan Desa Gulo di Kecamatan Darul Hasanah.

"Penduduk di Kecamatan Darul Hasanah berjumlah sekitar 15 ribu jiwa. Infrastruktur ini dinilai sangat dibutuhkan. Semoga jembatan ini nantinya bermanfaat bagi masyarakat dalam aktivitas sehari-hari, pendidikan anak sekolah, hingga pemulihan ekonomi," tambah Brigjen TNI Ali Imran.

Dansubsatgas Jembatan sekaligus Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran juga menegaskan, bahwa pengerjaan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Presiden Prabowo melalui Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Dansatgas Jembatan.

Baca Juga:
"Jajaran TNI AD berkomitmen penuh untuk menuntaskan pemulihan infrastruktur di daerah terdampak bencana agar aktivitas warga cepat kembali normal," harapnya.

Di lokasi yang sama, Dandim 0108/Agara Letkol Czi Arya Murdyantoro menyampaikan bahwa seluruh personel di lapangan terus mengebut pengerjaan fisik jembatan meski dihadapkan pada medan yang berat.

"Pengerjaan jembatan ini tetap kami kebut. Memang terdapat sejumlah hambatan, terutama akses menuju lokasi yang cukup jauh dan sulit dijangkau. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat kami," tegas Letkol Czi Arya.

Melalui sinergi solid dan gotong royong antara personel TNI Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama masyarakat setempat, pembangunan jembatan gantung perintis ini diharapkan selesai tepat waktu agar bisa segera digunakan secara luas oleh masyarakat.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
Komitmen KAI Sumut Jaga Kelestarian Lingkungan Lewat Penggunaan 3.131 Bantalan Sintetis
Wabup Deli Serdang Hadiri Peresmian Nasional 3.395 Jembatan dan 3.000 Titik Sumber Air Bersih
Sinergi Bersama TNI, Jembatan Sei Krio Kini Rampung Dibeton
Dukung Pembangunan Tol Palembang - Betung, HKA Rampungkan Pekerjaan Hotmix Jembatan Musi
Kasad Simanjuntak Launching 200 Jembatan Garuda di Seluruh Indonesia dari Aceh Utara
 
Komentar