Jumat, 08 Mei 2026

Menengok Balik Layar Keselamatan KAI Sumut: Rahasia Keandalan Sarana di Depo Kereta Pulubrayan

Agus Supratman - Jumat, 01 Mei 2026 15:32 WIB
Menengok Balik Layar Keselamatan KAI Sumut: Rahasia Keandalan Sarana di Depo Kereta Pulubrayan
PERAWATAN: Dua petugas KAI Divre I Sumatera Utara lakukan perawatan dan perbaikan bagian kereka guna memastikan setiap perjalanan diawali dengan standar keamanan tinggi melalui perawatan intensif di Depo Kereta Pulubrayan, Medan.(Foto: Humas KAI Divre I Sumatera Utara)

MEDAN | Imagonews ~ Di balik mulusnya laju kereta api yang melintasi jalur rel di Sumatera Utara, terdapat komitmen kuat terhadap keselamatan yang dimulai jauh sebelum peluit keberangkatan berbunyi. KAI Divre I Sumatera Utara memastikan setiap perjalanan diawali dengan standar keamanan tinggi melalui perawatan intensif di Depo Kereta Pulubrayan, Medan.

Depo Kereta Pulubrayan memegang peran krusial sebagai pusat perawatan sarana kereta api. Saat ini, KAI Divre I Sumatera Utara mengelola 73 sarana kereta penumpang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 unit dioperasikan setiap hari untuk melayani 20 perjalanan kereta api, sementara sisanya disiagakan sebagai cadangan sekaligus menjalani proses perawatan rutin.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan, pengelolaan sarana tersebut merupakan strategi penting untuk menjaga kualitas layanan.

Baca Juga:

"Pengaturan ini dilakukan agar setiap sarana yang beroperasi tetap andal dan nyaman. Dengan ketersediaan sarana cadangan, tim teknis memiliki waktu yang cukup untuk melakukan perawatan secara maksimal sebelum kereta kembali melayani pelanggan," ujar Anwar.

Perawatan sarana di Depo Kereta Pulubrayan dilakukan secara periodik dengan siklus bulanan, tiga bulanan, enam bulanan, hingga 12 dan 24 bulan. Sementara itu, perawatan besar atau overhaul dengan siklus 48 bulan dilaksanakan di Balai Yasa Pulubrayan yang memiliki fasilitas perawatan lebih lengkap.

Selain perawatan berkala, KAI juga menerapkan sistem pengawasan harian yang ketat.

"Terdapat regu daily check yang bertugas memeriksa setiap sarana, baik sebelum digunakan maupun setelah operasional selesai. Kegiatan ini penting untuk mengantisipasi potensi kerusakan sekecil apa pun yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan dan kenyamanan pelanggan," tambah Anwar.

Baca Juga:

Upaya menjaga keandalan sarana juga diperkuat dengan penempatan petugas Pengawas Urusan Sarana (PUS) dan Pengawas Urusan Kereta (PUK) di sembilan stasiun strategis, yakni Stasiun Medan, Binjai, Belawan, Tebing Tinggi, Kuala Tanjung, Kisaran, Rantauprapat, Besitang, dan Kota Pinang.

"Tugas PUS dan PUK adalah melakukan pemeriksaan visual setiap kali kereta api berhenti di stasiun, serta melakukan perbaikan ringan apabila ditemukan kendala teknis selama perjalanan," jelasnya.

Depo Kereta Pulubrayan, Medan.(Foto: Humas KAI Divre I Sumatera Utara)
Upaya menjaga keandalan sarana ini berdampak langsung pada meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Berdasarkan data kinerja terbaru, KAI Divre I Sumatera Utara telah melayani 698.256 pelanggan pada Triwulan I 2026. Angka tersebut meningkat 13 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang mencatat 618.428 pelanggan.

"Kami meyakini bahwa keselamatan merupakan fondasi utama dalam layanan transportasi publik. Melalui perawatan sarana yang disiplin dan konsisten, baik di depo maupun di lintas, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan andal bagi masyarakat," pungkas Anwar.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Perjalanan Terukur, Moda Kereta Api Dukung Stabilitas Stok BBM di Sumatera Utara
Percepat Distribusi ke Pelabuhan, KAI Sumut Angkut 9.855 Ton CPO di April 2026
Strategi Operasional KAI Sumut: 221 Ribu Penumpang Terlayani di April 2026
Libur Panjang Hari Buruh, Penjualan Tiket KA di Sumut Tembus 22 Ribu Lebih
KAI Divre I Sumut dan SPKA Sosialisasikan Keselamatan Perlintasan di Medan
KAI Divre I Sumut Amankan Perjalanan Kereta Api Melalui Penertiban 25 Titik Perlintasan Sebidang
 
Komentar