MEDAN | Imagonews ~ PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 di wilayah tersebut jatuh pada Rabu (18/3/2026). Jumlah pelanggan diperkirakan mencapai 11 ribu orang hingga tengah malam nanti.
Berdasarkan data hingga pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 9.960 pelanggan telah menggunakan jasa kereta api di Sumatera Utara. Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menyebutkan angka tersebut masih berpotensi terus merangkak naik.."Hari ini diprediksi menjadi puncak arus mudik. Jumlah penumpang diperkirakan dapat menyentuh angka 11 ribu pelanggan hingga pukul 24.00 WIB, mengingat ketersediaan tiket untuk jadwal perjalanan siang hingga malam hari masih tersedia," ujar Anwar.
Baca Juga:Kenaikan volume penumpang mulai terlihat signifikan dalam beberapa hari terakhir. Pada Selasa (17/3), tercatat 9.635 orang melakukan perjalanan, dan tren tersebut terus meningkat pada hari ini. Secara tahunan (year-on-year), volume pelanggan tahun ini menunjukkan kecenderungan lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di Stasiun Medan sebagai titik keberangkatan utama, sebanyak 4.344 pelanggan tercatat berangkat pada pagi ini. Angka tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring mendekatnya hari raya.
Sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre I Sumatera Utara menyediakan total kapasitas 238 ribu tempat duduk. Kapasitas ini mencakup penambahan satu kereta kelas ekonomi pada KA Sribilah Fakultatif yang dirangkaikan selama periode 14–20 Maret 2026.Selain pelanggan reguler, KAI Divre I Sumatera Utara hari ini juga memberangkatkan 220 peserta program mudik gratis relasi Medan–Rantauprapat menggunakan KA Sribilah Fakultatif. Program tersebut merupakan inisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Baca Juga:

"Layanan tambahan ini diharapkan dapat meminimalkan kejenuhan pelanggan saat menunggu keberangkatan, terutama pada periode puncak seperti saat ini," tambah Anwar.
Baca Juga:KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen memastikan perjalanan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran. Masyarakat diimbau untuk tiba di stasiun lebih awal guna menghindari risiko tertinggal kereta. Pelanggan juga disarankan memantau jadwal dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI untuk kemudahan informasi perjalanan.