Minggu, 19 April 2026

Wagub Surya Ajak Seluruh Pihak Perluas Pelayanan MBG hingga Balita dan Ibu Hamil

Edi Saputra - Rabu, 18 Februari 2026 09:31 WIB
Wagub Surya Ajak Seluruh Pihak Perluas Pelayanan MBG hingga Balita dan Ibu Hamil
SPPG: Wakil Gubernur Sumut, Surya menghadiri Peresmian Tahap 3 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Muhammadiyah yang diresmikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya di Kampus IV Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Pasar VI Dwikora, Desa Saentis, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin (16/2/2026).(Foto: Imam Syahputra/ Dinas Komun

DELISERDANG | Imagonews ~ Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak seluruh pihak untuk memperluas pelayanan Makanan Bergizi Gratis (MBG) hingga menyasar balita dan ibu hamil. Hal tersebut disampaikannya saat peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Kampus IV UMSU, Percut Seituan, Deliserdang, Senin (16/2/2026).

"Karena sesungguhnya kualitas suatu daerah 10 hingga 20 tahun mendatang tidak ditentukan oleh apa yang kita bangun hari ini, tetapi oleh bagaimana anak-anak kita tumbuh. Hari ini anak yang sehat akan belajar lebih baik, anak yang cukup gizi akan berpikir lebih kuat, dan generasi yang kuat akan membangun bangsa yang kuat. Inilah esensi dari program MBG," kata Surya.

Selain itu, Surya juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama melakukan beberapa hal. Pertama, menggunakan bahan pangan dari daerah sendiri, sehingga manfaat ekonomi kembali ke masyarakat. Kedua, menjaga kualitas makanan agar anak-anak tidak hanya kenyang, tetapi juga sehat.

Baca Juga:
Ketiga, melakukan pengawasan bersama secara terbuka dan berkelanjutan. Keempat, mempercepat pembangunan SPPG di seluruh wilayah Sumatera Utara.

Dikatakan Surya, program MBG selaras dengan arah pembangunan daerah, yakni kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumut yang unggul, maju, dan berkelanjutan. Unggul bukan hanya soal infrastruktur, dan bukan pula semata-mata soal ekonomi.

"Karena itu, program pemenuhan gizi menjadi investasi pembangunan pendidikan, kesehatan, dan juga ekonomi," ujar Surya.

Menurut Surya, MBG merupakan program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Namun, program tersebut tidak akan berhasil bila berjalan sendiri. Diperlukan kebersamaan pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, sekolah, dunia usaha, dan masyarakat.

Baca Juga:
Pada kesempatan itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengatakan, MBG adalah investasi masa depan Indonesia. Generasi kuat Indonesia Emas 2045 adalah mereka yang saat ini masih belajar di TK, SD, SMP, dan SMA, hingga anak yang masih dalam kandungan atau ibu hamil.

Banyak penelitian menunjukkan perkembangan manusia sangat ditentukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama adalah masa di dalam kandungan. Kedua, masa golden age, yakni sejak lahir hingga usia lima tahun. Ketiga, masa pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya.

"Itulah masa-masa penting. Di situlah gizi diperlukan. Ketika MBG menyasar ibu menyusui dan ibu hamil, golden age berada pada masa itu. Ini adalah investasi yang luar biasa," kata Abdul Mu'ti.

Baca Juga:

Editor
: Agus Supratman
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Ribuan Jemaah Muhammadiyah Tanjung Morawa Gelar Shalat Idul Fitri 1447 H 20 Maret 2026
Wagub Sumut Surya Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Daerah di Hadapan Menko Polkam
Terima Reses Komisi VIII DPR RI, Wagub Sumut Tegaskan Komitmen Layanan Sosial dan Penanganan Bencana
Pantau Hilal di OIF UMSU, Rico Waas Ajak Warga Medan Saling Hormati Perbedaan Awal Puasa Ramadhan 1447 H
PC Muhammadiyah Tanjung Morawa Berbagi Kasih Kepada Kaum Duafa
KPPU Jatuhkan Total Denda Rp6,7 Miliar dalam Perkara Terkait Hambatan Usaha PT Laboratorium Medio Pratama
 
Komentar