Kamis, 04 Juni 2026

Libur Panjang Imlek 2026, KAI Divre I Sumut Layani 35.265 Pelanggan

Arus Penumpang Menuju Rantauprapat dan Tanjungbalai Meningkat
Agus Supratman - Senin, 16 Februari 2026 13:44 WIB
Libur Panjang Imlek 2026, KAI Divre I Sumut Layani 35.265 Pelanggan
PENUMPANG: 35.265 penumpang telah menggunakan jasa layanan kereta api di Sumatera Utara jelang liburan Imlek.(Foto: Humas KAI Divre I Sumatera Utara)

MEDAN | Imagonews ~ PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan volume penumpang yang signifikan selama periode libur panjang Imlek 2026. Dalam kurun waktu empat hari terakhir, terhitung sejak Jumat (13/2) hingga Senin (16/2/2026), tercatat sebanyak 35.265 pelanggan telah menggunakan jasa layanan kereta api di wilayah tersebut.

Puncak kepadatan penumpang terjadi pada Sabtu (14/2) dengan total tiket terjual mencapai 9.459 kursi. Dari 22 perjalanan kereta api yang dioperasikan setiap harinya di Sumatera Utara, 16 jadwal perjalanan terisi penuh atau mencapai okupansi 100 persen, termasuk pada rangkaian KA Sribilah Utama Fakultatif.

Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengungkapkan, tren positif ini mencerminkan kian kuatnya pilihan masyarakat terhadap moda transportasi rel.

Baca Juga:
"Tingginya antusiasme masyarakat Sumatera Utara untuk menggunakan kereta api adalah bukti kepercayaan publik yang terus meningkat untuk menggunakan transportasi umum yang aman, nyaman, dan tepat waktu," ujar Anwar.

Data statistik menunjukkan fenomena menarik di beberapa stasiun. Stasiun Medan menjadi titik keberangkatan paling sibuk. Dalam empat hari terakhir sebanyak 13.376 penumpang meninggalkan ibu kota provinsi tersebut. Angka ini lebih tinggi dibandingkan volume kedatangan di Stasiun Medan yang tercatat sebanyak 11.872 orang.

Kondisi kontras justru terpantau di Stasiun Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, dan Stasiun Tanjungbalai. Di kedua stasiun tersebut, jumlah penumpang yang datang lebih mendominasi dibandingkan mereka yang berangkat. Di Stasiun Rantauprapat, tercatat 3.858 penumpang tiba, sementara yang berangkat berjumlah 3.120 orang. Senada dengan itu, Stasiun Tanjungbalai melayani kedatangan 3.245 penumpang dan keberangkatan 2.554 orang.

DATANG: Di Stasiun Tanjungbalai, jumlah penumpang yang datang lebih mendominasi dibandingkan mereka yang berangkat jelang memasuki bulan Ramadhan.(Foto: Humas KAI Divre I Sumatera Utara)

Baca Juga:
Anwar menambahkan, fenomena ini berkaitan erat dengan momentum kalender tahun ini yang mempertemukan libur Imlek dengan persiapan memasuki bulan suci bagi umat Muslim.

"Fakta ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat yang sebelumnya bekerja di Kota Medan dan sekitarnya memanfaatkan libur panjang Imlek untuk pulang ke kampung halaman guna mengawali puasa di Bulan Ramadan 2026 bersama keluarga," jelasnya.

Menurutnya, keberadaan kereta api di Sumatera Utara kini memiliki peran lebih dari sekadar alat angkut. Dengan harga tiket yang ekonomis serta perjalanan yang efisien dan bebas macet, kereta api menjadi sarana krusial dalam memudahkan silaturahmi serta merekatkan ikatan keluarga meskipun terpisah jarak antar-kota.

"KAI Divre I Sumut berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan menyediakan layanan transportasi yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga inklusif bagi seluruh lapisan warga Sumatera Utara. KAI akan terus memastikan setiap perjalanan menjadi pengalaman yang berkesan dalam menghubungkan setiap individu dengan orang-orang terkasih," pungkas Anwar.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
26 Ribu Pelanggan Gunakan Kereta Api Saat Libur Waisak dan Hari Lahir Pancasila, KAI Sumut Ingatkan Etika Perjalanan
KAI Divre I Sumut: Kereta Bersubsidi Wujud Implementasi Keadilan Sosial
Bersama Railfans, KAI Sumut Sosialisasikan Pencegahan Pelecehan Seksual di Kereta Api
Pelanggan Kereta Api di Sumut Naik 5 Persen, Tembus 15 Ribu pada Libur Iduladha
Wujud Kepedulian Pasca-Banjir, KAI Divre I Sumut Salurkan Hewan Kurban ke Aceh Tamiang
8.448 Tiket Telah Terjual, KAI Tambah Dua Kereta pada Rangkaian KA Sribilah
 
Komentar