Kamis, 23 April 2026

Bulog Sumut Mulai Serap Gabah Langsung dari Petani

Agus Supratman - Minggu, 25 Januari 2026 17:07 WIB
Bulog Sumut Mulai Serap Gabah Langsung dari Petani
Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto melihat dan memeriksa kualitas Gabah Kering Panen (GKP) kegiatan Serap Gabah Petani (Sergap) di Desa Sambirejo dan Sendangrejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat.(Foto: Humas Bulog Sumut)

MEDAN | Imagonews ~ Perum Bulog menegaskan telah mulai menyerap hasil panen petani berupa Gabah Kering Panen (GKP) tahun 2026. Langkah tersebut merupakan bagian dari penugasan Pemerintah dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan penyerapan hasil panen petani.

Pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen sebesar Rp6.500 per kilogram di tingkat petani dan maksimal Rp6.700 per kilogram di tingkat penggilingan. Sumatera Utara sebagai salah satu sentra produksi padi nasional diharapkan dapat berkontribusi melalui penyerapan oleh Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara

Baca Juga:

Pemimpin Wilayah Bulog Sumut, Budi Cahyanto menjelaskan, sejumlah daerah saat ini telah memasuki masa panen padi, dengan puncak panen diperkirakan berlangsung pada periode Maret hingga Mei. Meskipun stok beras Bulog berada dalam kondisi aman, penyerapan gabah dan beras petani tetap menjadi prioritas.

"Walaupun stok Bulog mencukupi, penyerapan gabah dan beras produksi petani tetap dilakukan sesuai Harga Pembelian Pemerintah," tambahnya.

Baca Juga:

Budi menambahkan, di tahun 2026 ini Bulog Kanwil Sumut menetapkan target penyerapan Gabah Kering Panen sebanyak 62.718 ton.

"Kami telah melakukan penyerapan hasil panen petani di wilayah Sumatera Utara sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kesiapan gudang dan sarana pendukung telah kami pastikan," ujar Budi.

Baca Juga:
Seperti yang dilakukan Bulog dengan melaksanakan kegiatan Serap Gabah Petani (Sergap) di Desa Sambirejo dan Sendangrejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat. Hadir dalam kesempatan tersebut Babinsa Desa Sambirejo Kab Langkat Serka Hendra Hartono dan Poktan Sambirejo, Joko Pranoto.

Dalam kegiatan Sergap tersebut, Bulog membeli hasil panen petani sebanyak 20 ton Gabah Kering Panen (GKP) dari luas panen 3,5 Ha sawah.

"Kami beli dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah Rp6.500/kg di petani, sudah dikemas dalam karung dan siap diangkut ke penggilingan terdekat. Kalau beli di penggilingan nanti ditambah biaya angkut, maksimal Rp200/kg" ujar Budi.

Baca Juga:
Seperti diketahui, sesuai ketentuan Pemerintah bahwa GKP dibeli Bulog dengan harga Rp6.500/kg untuk semua kualitas padi yang telah siap panen.

Sementara itu dihubungi melalui telepon PPL Desa Sambirejo, Tyasningsih membenarkan, padi yang sedang dipanen tersebut memiliki usia lebih dari 100 hari. "Iya, itu padi usia sudah cukup untuk di panen," kata Tyas.

Budi menambahkan, gabah yang dibeli dari petani nantinya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat melalui program Bantuan Pangan, SPHP dan juga untuk Bantuan Beras jika terjadi Bencana Alam.

"Jadi saya himbau kepada petani semua untuk padi dipanen jika sudah tiba waktunya," tutup Budi.

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Miliki Stok 51.625 Ton Beras, Bulog Sumut Optimis Pasokan Pangan Stabil Selama Ramadan dan Idul Fitri
Dewan Pengawas Bulog Sidak Pasar, Pastikan Pasokan Beras SPHP dan Minyak Goreng
Perum Bulog Kanwil Sumut Sidak Pasar Pastikan Stok dan Harga Beras dan Minyakita Stabil Selama Ramadhan dan Lebaran 2026
Bulog Kembali Bersiap Serap Gabah dan Jagung Hasil Panen Petani
Wakil Direktur Perum Bulog Pastikan Distribusi Stok Beras ke Wilayah Terdampak Bencana
Direktur Keuangan Bulog Pantau Penyaluran Beras Bencana Alam di Sumut
 
Komentar