Sabtu, 06 Juni 2026

Bulog Kembali Bersiap Serap Gabah dan Jagung Hasil Panen Petani

Agus Supratman - Jumat, 16 Januari 2026 16:34 WIB
Bulog Kembali Bersiap Serap Gabah dan Jagung Hasil Panen Petani
SERAPAN: Prihasto Setyanto, Direktur Pengadaan Perum Bulog meninjau kesiapan Gudang Bulog menyimpan serapan hasil panen petani berupa Gabah Kering Panen (GKP) dan juga Jagung Pipil Kering (JPK).(Foto: Humas Bulog)

MEDAN | Imagonews ~ Bulog sejak awal tahun ini kembali bersiap melaksanakan serapan hasil panen petani berupa Gabah Kering Panen (GKP) dan juga Jagung Pipil Kering (JPK). Setelah tahun sebelumnya Bulog sukses menjadi operator Pemerintah dalam melakukan serapan hasil panen petani.

Seperti diketahui Pemerintah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah untuk GKP (Gabah Kering Panen) sebesar Rp6.500/kg di tingkat petani dan maksimal Rp6.700/kg di tingkat penggilingan.

Sumatera Utara sebagai salah satu provinsi di Indonesia dengan jumlah produksi padi cukup besar, diharapkan dapat terserap hasilnya dengan baik oleh Bulog Kanwil Sumut.

Baca Juga:

"Ya, hari ini saya sedang di Gudang Bulog Jemadi di Medan. Prinsipnya Bulog di seluruh Indonesia telah siap untuk kembali melakukan serapan hasil panen petani, termasuk gudang di wilayah Sumut ini," kata Prihasto Setyanto, Direktur Pengadaan Perum Bulog saat menjawab pertanyaan kesiapan gudang Bulog pada Jumat 15 Januari 2026.

Dia menambahkan, di beberapa wilayah di Indonesia saat ini sudah mulai panen padi dan nanti puncak panen akan berlangsung bulan Maret hingga Mei. "Stok Bulog hari ini banyak, ada di gudang gudang Bulog tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tapi tidak perlu khawatir, meskipun stok Bulog besar tetap kami serap gabah beras produksi petani".

Dikatakan Prihasto, stok Bulog nantinya akan di kelola sebagai CBP (Cadangan Beras Pemerintah) termasuk untuk keperluan Bantuan Pangan (Banpang), SPHP dan bantuan untuk Bencana Alam.

Bulog saat ini juga telah siap menerima jagung produksi petani dalam.negeri dalam bentuk Jagung Pipil Kering (JPK) untuk nantinya disimpan sebagai Cadangan Jagung Pemerintah (CJP).

Baca Juga:

"Sesuai ketentuan Pemerintah, JPK akan dibeli sebesar Rp6.400/kg di depan gudang Bulog dengan ketentuan kualitas KA (Kadar Air) maksimal 14% dan Aflatoksin 50 ppB", Prihasto menambahkan.

CJP ini nantinya akan disalurkan kepada para peternak telur mandiri, namun saat ini belum ada penugasan kepada Bulog dari Bapanas RI untuk meyalurkan JPK.

Perum Bulog Kanwil Sumut saat ini memiliki stok Jagung (CJP) sebanyak 1.550 ton hasil panen petani dan telah tersimpan di gudang gudang Bulog, sehingga telah siap sewaktu waktu disalurkan apabila telah ada perintah penyaluran dari Pemerintah.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Bulog Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional
Kolaborasi Bulog Sumut Dengan Komite II DPD RI, Salurkan Beras dan Minyak Goreng Premium
Stok MinyaKita Aman, Bulog Pematang Siantar Gandeng Disperindag Cek ketersediaan dan Harga di Pasar
DPR RI Tinjau Gudang Bulog di Medan, Pastikan Stok Bahan Pangan Terjaga
Bulog Sumut Tetap Salurkan Bantuan Pangan untuk 1.756.846 Penerima Jelang Lebaran
Bulog Mulai Salurkan Bantuan Pangan Periode Februari-Maret 2026 pada 1,75 Juta Warga Sumut
 
Komentar