Kamis, 04 Juni 2026

Hutama Karya Bangun 80 Titik SPPG, Perkuat MBG di Hari Gizi Nasional 2026

Agus Supratman - Minggu, 25 Januari 2026 16:02 WIB
Hutama Karya Bangun 80 Titik SPPG, Perkuat MBG di Hari Gizi Nasional 2026
SIAPKAN: PT Hutama Karya menyiapkan infrastruktur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penguat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peran ini dijalankan Hutama Karya sebagai mitra Kementerian Kesehatan, Badan Gizi Nasional (BGN), sekaligus mendukung upaya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam penyediaan sarana-prasarana layanan gizi.(Foto: Komunikasi Korporat PT Hutama Karya)

JAKARTA | Imagonews ~ Hari Gizi Nasional (HGN) 2026 yang diperingati setiap 25 Januari mengingatkan publik pada satu pesan sederhana: kesehatan dimulai dari apa yang masuk ke piring. Tema "Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal" menegaskan bahwa gizi bukan sekadar kampanye, melainkan kerja harian yang memerlukan sistem.

Di titik itu, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mengambil peran yang jarang terlihat, tetapi menentukan: menyiapkan infrastruktur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penguat Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peran ini dijalankan Hutama Karya sebagai mitra Kementerian Kesehatan, Badan Gizi Nasional (BGN), sekaligus mendukung upaya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam penyediaan sarana-prasarana layanan gizi.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menyampaikan pemenuhan gizi membutuhkan fasilitas layanan yang tertata dan memadai, untuk mendukung layanan MBG di daerah. "Dalam pelaksanaannya, Hutama Karya membangun 80 titik SPPG yang tersebar di 7 (tujuh) provinsi. Sebarannya meliputi Aceh (4 titik), Sumatra Utara (35 titik), Sumatra Barat (12 titik), Riau (6 titik), Kepulauan Anambas (1 titik), Jambi (15 titik), dan Sumatra Selatan (7 titik)," ujarnya.

Baca Juga:

Di lapangan, pekerjaan dijalankan paralel dengan pengaturan klaster. Strategi ini membantu memastikan pengadaan material, pergerakan tenaga kerja, dan penggunaan alat lebih efisien pada wilayah yang berjauhan. Sementara dari segi fasilitas, SPPG dirancang untuk mendukung operasional dapur layanan setiap hari. Pada bangunan utama, spesifikasi menekankan higienitas melalui penggunaan dinding sandwich panel dengan pelapis antibakteri, serta pelapisan stainless steel di area masak. Sistem tata udara juga disiapkan melalui unit udara masuk dan keluar, termasuk cooker hood, agar sirkulasi ruang kerja terjaga.

HGN 2026 juga memberi konteks yang lebih luas. Peringatan ini berada dalam koordinasi Kementerian Kesehatan sebagai gerakan edukasi publik. Karena itu, keterlibatan lintas lembaga menjadi penting. Dalam hal ini, sinergi Kemenkes, BGN, Kementerian PU, dan mitra pelaksana seperti Hutama Karya memperlihatkan bahwa layanan gizi tidak berdiri sendiri. Ada infrastruktur yang harus siap, sebelum layanan bisa berjalan stabil dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat, menjadi penting untuk memastikan program gizi nasional berjalan berkelanjutan dan berdampak.

Baca Juga:
Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Trafik Jalan Tol PT Hutama Karya Selama Libur Panjang Iduladha Capai 135 Ribu Kendaraan
Trafik Kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera Capai 115.298 Saat Libur Panjang Hari Buruh
Bangkitkan Semangat Belajar Pasca Banjir, Hutama Karya Dukung Pemulihan Pendidikan di Aceh Tamiang
Libur Panjang Imlek 2026, JTTS Kelolaan Hutama Karya Catat Trafik Lebih Dari 672 Ribu Kendaraan
Wagub Surya Ajak Seluruh Pihak Perluas Pelayanan MBG hingga Balita dan Ibu Hamil
Trafik Long Weekend Perayaan Imlek di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat 41,21 Persen
 
Komentar