SIBOLGA | Imagonews ~ Tim Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) melaksanakan kegiatan pendampingan psikososial bagi anak-anak dan masyarakat terdampak bencana di Kota Sibolga melalui pendekatan psikoedukasi berbasis komunitas dan play therapy (terapi bermain). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Tanggap Darurat Bencana Tahun 2025.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dan dosen FK UISU berinteraksi langsung dengan anak-anak di lingkungan sekolah dan komunitas terdampak. Anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas edukatif dan permainan terapeutik, seperti bercerita, bermain boneka, serta permainan interaktif yang dirancang untuk membantu mereka mengekspresikan perasaan dan mengurangi kecemasan pascabencana.Pendekatan play therapy digunakan karena sesuai dengan dunia anak, di mana bermain menjadi sarana alami untuk mengungkapkan emosi, membangun rasa aman, serta memulihkan kondisi psikologis. Melalui permainan dan simulasi, anak-anak tampak lebih rileks, berani berkomunikasi, dan menunjukkan kembali keceriaan mereka.
Baca Juga:Sementara itu, kepada para orang tua dan warga, tim FK UISU memberikan psikoedukasi berbasis komunitas mengenai dampak psikologis pasca bencana, cara mengenali tanda-tanda stres dan trauma pada anak, strategi adaptif untuk mengatasi masalah,memberikan dukungan emosional di lingkungan keluarga dan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan secara interaktif agar masyarakat dapat saling berbagi pengalaman dan membangun dukungan sosial.
Koordinator kegiatan menjelaskan, keterlibatan orang tua dan komunitas sangat penting dalam proses pemulihan anak. "Pemulihan psikologis anak tidak bisa dilakukan sendiri. Melalui pendekatan komunitas, kami membangun lingkungan yang lebih suportif agar anak-anak merasa aman dan terlindungi," ujarnya.
Melalui kombinasi psikoedukasi dan play therapy ini, diharapkan anak-anak terdampak bencana di Kota Sibolga dapat pulih secara emosional, kembali percaya diri, dan mampu melanjutkan aktivitas belajar serta bersosialisasi dengan lebih baik.(Agus S)Baca Juga: