Sabtu, 06 Juni 2026

Tim PKM FK UISU Lakukan Community Resilience: Bersama Kita Kuat

Agus Supratman - Senin, 29 Desember 2025 22:08 WIB
Tim PKM FK UISU Lakukan Community Resilience: Bersama Kita Kuat
Tim PKM FK UISU melakukan program pengabdian masyarakat Kemdiktisaintek untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor melakukan Community Resilience pembersihan sekolah di kab Tapteng dalam rangka resiliensi tanggap bencana.(Foto: FK UISU)

SUMATERA UTARA | Imagonews ~ Tim PKM FK UISU melakukan program pengabdian masyarakat Kemdiktisaintek untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Sibolga, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan melaui program community resilince dengan tema "Bersama Kita Kuat".

Bencana banjir yang melanda Kota Sibolga menjadi ujian ketangguhan bagi masyarakat setempat. Genangan air dan lumpur yang merendam permukiman serta fasilitas umum berdampak besar pada aktivitas dan kehidupan warga. Di tengah situasi tersebut, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi fondasi utama dalam proses pemulihan.

Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Tim FK UISU, Yang diketuai oleh Meri Susanti, S.PSI,M.PSI , dr. Ira Aini Dania ,Sp.Kj dan dr. Aulia Novasyra,M.Kes bersama relawan dan masyarakat setempat turun langsung ke lokasi terdampak. Sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial. Kegiatan diawali dengan penyaluran bantuan logistik berupa kebutuhan pokok kepada warga terdampak banjir untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.

Baca Juga:
Selain penyaluran logistik, Tim FK UISU dalam program PKM turut membantu membersihkan rumah-rumah warga yang dipenuhi lumpur dan sisa banjir. Kegiatan ini dilakukan secara bergotong royong bersama masyarakat, mempercepat pemulihan lingkungan sekaligus memperkuat ikatan sosial antara relawan dan warga.

Tim PKM FK UISU melakukan program pengabdian masyarakat Kemdiktisaintek untuk membantu warga yang terdampak bencana banjir bandang dan longsor melakukan Community resilience pembersihan rumah warga terdampak bencana di Desa Lopian, Kec Badiri, Tapteng. (Foto: FK UISU)

Upaya pemulihan juga difokuskan pada pembersihan fasilitas umum, khususnya sekolah. Ruang kelas dan lingkungan sekolah dibersihkan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berlangsung dengan aman dan nyaman. Sekolah yang kembali layak digunakan menjadi simbol harapan dan keberlanjutan pendidikan bagi anak-anak di Sbolga.

Kegiatan ini mencerminkan nilai community resilience, di mana ketangguhan komunitas terbangun melalui kolaborasi, kepedulian, dan empati antara institusi pendidikan dan masyarakat. Dalam kebersamaan, proses pemulihan menjadi lebih kuat dan bermakna.

Baca Juga:
Bersama Kita Kuat — Sibolga bangkit melalui solidaritas dan kepedulian.(Agus S)

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Kapolri Salurkan Ratusan Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Terdampak Bencana di Tapteng
Satuan Lalu Lntas Polres Sibolga Gelar Police Goes to School di SMPN 2 Sibolga
Gerak Cepat, Unit Reskrim Polsek Sibolga Sambas Tangkap Pelaku Curat
PKS Sumut Dirikan Posko Layanan Kesehatan Gratis dan Dukungan Psikososial di Tapteng dan Tapsel
Ketua DPW PKS Sumatera Utara Pimpin Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Korban Banjir Tapanuli Tengah
Brimob Polda Sumut Evakuasi 45 Warga Terisolir Banjir di Tapanuli Tengah
 
Komentar