Sabtu, 13 Juni 2026
Rakyat Sumut Darurat Banjir dan Longsor

30 Jiwa Meninggal Dunia dan 4.035 Warga Mengungsi, Gubernur Sumut Bobby Nasution Tak Dapat Kunjungi

Edi Saputra - Kamis, 27 November 2025 21:51 WIB
30 Jiwa Meninggal Dunia dan 4.035 Warga Mengungsi,  Gubernur Sumut Bobby Nasution Tak Dapat Kunjungi
RAPAT: Gubenur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut mengikuti Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Percepatan Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor pada Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Aceh secara virtual di Aula Tengku Rizal Nurdian, Rumah Jabatan Gubenur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Kamis (27/11/2025).( Foto Dinas Kominfo Sumut).

MEDAN | Imagonews ~ Banjir bandang dan tanah longsor melanda 10 kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) sehingga rakyat alami keadaan darurat. Gubernur Sumut Bobby Nasution menyatakan telah melakukan berbagai upaya penanganan. Namun kondisi cuaca membuatnya hanya bisa rapat kordinasi dari Medan.

Bobby Nasution menyatakan penanganan yang dilakukannya berfokus pada pelayanan, pencarian, pertolongan dan evakuasi korban serta membuka akses jalan yang terputus akibat bencana. Hal tersebut disampaikannya pada saat mengikuti rapat koordinasi penanganan bencana bersama dengan Menko PMK Pratikno secara daring di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (27/11/2025).

Untuk bantuan logistik, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menyalurkan ke wilayah terdampak bencana. Namun ada daerah yang masih belum bisa diakses melalui jalur darat. Oleh sebab itu, upaya pembersihan material longsor terus dilakukan. Guna membuka jalur logistik dan komunikasi di beberapa wilayah terdampak.

Baca Juga:
"Untuk 8 kabupaten/kota sudah bisa ditembus bantuan kami lewat jalur darat, namun ada 2 kabupaten/kota belum bisa kami suplai Tapteng dan Sibolga, karena akses masih terputus total," kata Bobby. Meski begitu, Ia juga telah berkoordinasi dengan TNI untuk pilihan memasuki wilayah tersebut melalui udara. Lantas 2 helikopter pun telah disiagakan guna tujuan tersebut.

Selain itu, Bobby juga telah menetapkan status darurat bencana, melakukan pendampingan di kabupaten/kota terdampak, melakukan koordinasi Tim Reaksi Cepat (TRC) multisektor, mendirikan pos pengungsian dan pos lapangan, dan menggalang bantuan dari BUMN, BUMD serta stakeholder terkait.

Sebagai informasi, berdasarkan data terkini ada 10 kabupaten/kota yang terdampak banjir dan longsor. Diantaranya Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Humbang Hasundutan, Pakpak Bharat, Langkat, Padang Sidimpuan, dan Nias Selatan. Dilaporkan sebanyak total 30 jiwa meninggal dunia di Sumut. Serta ada kurang lebih 4.035 warga yang mengungsi.

Polisi dan Tim Gabungan bekerja keras di lapangan mencari dan mengevakuasi korban bencana alam di Sumatera Utara.(Foto: Istimewa)

Baca Juga:
Secara terpisah, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan pihaknya tengah berupaya memulihkan jaringan komunikasi. Ada beberapa wilayah terdampak bencana yang mengalami gangguan komunikasi sejak banjir dan longsor melanda.

"Sesuai dengan arahan Gubernur, pemulihan jaringan komunikasi terus dilakukan, saat ini masih ada kabupaten/kota yang jaringan komunikasinya terganggu, untuk itu kami terus berupaya untuk berkoordinasi menyelesaikan hal tersebut," kata Erwin di Medan, Kamis (27/11/2025).

Sebelumnya, Gubernur telah menurunkan personil dan peralatan evakuasi ke wilayah terdampak bencana. BPBD Sumut juga telah menyiapkan bantuan paket senilai Rp 60 juta.

Adapun peralatan yang dikirim untuk evakuasi dan penyelamatan berupa 4 unit perahu karet, 2 unit mesin perahu, 2 unit dongkrak angin, 2 unit genset, 6 unit pompa jinjing, 4 unit pompa kohler, 2 tenda pengungsi, 2 unit starlink, 2 unit chainsaw, dan 42 unit lampu lentera.

Baca Juga:
Gubernur Bobby Nasution juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat guna kebutuhan bantuan dan dukungan penanganan bencana. Pemprov telah berkoordinasi dengan BNPB Republik Indonesia untuk bantuan dana siap pakai kepada kabupaten terdampak.

Pemprov juga berkoordinasi dengan BUMN untuk bantuan pada masyarakat. Bobby juga telah mengirim 1 ton minyak goreng, 500 kg gula putih, 500 kotak teh celup, 20 ribu bungkus mie instan dan 1.000 kaleng ikan sarden.

Menko PMK Pratikno menyatakan komitmen serius pemerintah pusat menanggapi bencana yang melanda 3 provinsi yaitu Sumut, Aceh dan Sumatera Barat. Pihaknya juga telah menyiapkan rencana paska darurat untuk pemulihan.

"Pak Prabowo memerintahkan pada kami serius menanggapi bencana tanggap darurat, di saat yang sama kita juga menyiapkan paska daruratnya, nanti untuk pemulihan masyarakat, karena infrastuktur juga harus segera pulih," katanya.(Edi Saputra)

Baca Juga:

Editor
: Agus Supratman
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
6.731 Peserta Ikuti SMM USU 2026, Meningkat 25 Persen dari Tahun Lalu
Pemprov Sumut Apresiasi Wajib Pajak, 936 Hadiah Dibagikan Lewat Gebyar Pajak
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,1 Triliun untuk Percepat Program Hasil Terbaik Cepat
Andi Pranata Buka Rakor BOEMKRAFT DPW PKS Sumut, Ingatkan Prinsip Kerja “3T”
Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN Sumut
Bulog Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional
 
Komentar