Rabu, 08 Juli 2026
Serba-serbi PRSU ke-50 “Harmoni Emas”

Drama Kolosal "Sinergi Kuat: Tapsel Bangkit" Meriahkan PRSU

Tinggalkan Duka Jadi Tegar dan Bangkit Menuju Harapan
Agus Supratman - Minggu, 05 Juli 2026 11:25 WIB
Drama Kolosal "Sinergi Kuat: Tapsel Bangkit" Meriahkan PRSU
Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu dan jajaran memberi apesiasi usai menonton drama tari kolosal "Sinergi Kuat: Tapsel Bangkit" yang dipersembahkan Sanipoda (Sanggar Seni Sopo Daganak) di PRSU ke-50.(Foto: Istimewa)

MEDAN | Imagonews ~ Para penonton dibuat terpaku. Suasana riuh Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 mendadak berubah hening ketika denting musik tradisional Mandailing perlahan mengalun dari Panggung Keong, Sabtu (4/7/2026) malam.

Beberapa saat kemudian, tepuk tangan panjang bergemuruh, mengiringi berakhirnya drama tari kolosal "Sinergi Kuat: Tapsel Bangkit" yang dipersembahkan Sanipoda (Sanggar Seni Sopo Daganak), binaan pengelola tambang emas PT Agincourt Resources.

Malam itu bukan sekadar pertunjukan seni. Ia menjelma menjadi ruang kolektif untuk mengenang luka, menyaksikan ketegaran. Sekaligus merayakan kebangkitan masyarakat Kabupaten Tapanuli Selatan setelah diterpa bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah pada penghujung 2025.

Baca Juga:
Melalui puluhan penari muda berbakat putra-putri Tapanuli Selatan, kisah itu mengalir tanpa banyak kata.

Adegan dibuka dengan gambaran kehidupan masyarakat yang damai. Iringan gondang dan tarian tradisional menghadirkan suasana kampung yang tenteram. Namun dalam hitungan detik, irama berubah.

Cahaya panggung meredup. Gerak para penari menjadi kacau, menggambarkan kedahsyatan banjir dan longsor yang memorak-porandakan pemukiman, merenggut harta benda, bahkan nyawa. Tangis, kepedihan, dan kehilangan tergambar melalui koreografi yang kuat.

Tak sedikit penonton tampak larut dalam suasana. Hening menyelimuti arena ketika para penari menggambarkan keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta dan warga yang berusaha menyelamatkan sesama di tengah kepanikan.

Baca Juga:
Namun kisah itu tidak berhenti pada duka. Di tengah suasana kelam, muncul simbol-simbol kebangkitan. Drama menampilkan hadirnya pemerintah bersama masyarakat dan dunia usaha termasuk Agincourt Resources yang bergandengan tangan membantu korban.

Sosok Bupati Gus Irawan Pasaribu dan Gubernur Bobby Nasution yang turun langsung ke lokasi bencana, dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, hingga keterlibatan perusahaan melalui aksi kemanusiaan digambarkan sebagai kekuatan yang membangkitkan harapan.

Pesan Tidak Ada Kebangkitan Tanpa Sinergi

Baca Juga:
Melalui semangat Dalihan Natolu, masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha digambarkan saling menguatkan, menghimpun bantuan, memulihkan kehidupan, serta membangun kembali optimisme masyarakat hingga Tapanuli Selatan perlahan bangkit dari masa-masa tersulitnya.

Ketika adegan penutup memperlihatkan Tapanuli Selatan kembali hidup dengan semangat baru, ribuan penonton spontan berdiri memberikan Standing applause. Tepuk tangan bergemuruh memecah malam PRSU, disertai sorak-sorai yang memenuhi arena Panggung Keong.

Drama kolosal itu menjadi salah satu penampilan yang paling menyita perhatian pada Malam Pagelaran Seni dan Budaya Kabupaten Tapanuli Selatan bertema "Bangkit Lebih Kuat, Pulih Lebih Cepat: Poda Dalihan Natolu Sinergi Tapsel Bangkit."

Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu yang menyaksikan langsung pertunjukan tersebut mengaku bangga atas penampilan Sanipoada.

Baca Juga:
Menurutnya, karya seni tersebut bukan hanya menghibur, tetapi juga mampu merekam perjalanan masyarakat Tapanuli Selatan menghadapi salah satu bencana terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Ia secara khusus memberikan apresiasi kepada PT Agincourt Resources yang selama ini membina Sanipoda. Sekaligus berpartisipasi aktif memeriahkan PRSU ke-50, baik melalui kehadirannya di paviliun Kabupaten Tapanuli Selatan maupun dukungan terhadap penampilan sanggar seni tersebut.

Tanpa banyak kata, Gus Irawan mengangkat kedua ibu jarinya sambil tersenyum kepada para penampil. "Luar biasa," ujarnya singkat kepada wartawan.

Senior Manager Community PT Agincourt Resources, Christine Pepah, mengatakan perusahaan meyakini pembangunan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penguatan ekonomi, pendidikan, maupun kesehatan, tetapi juga melalui pelestarian seni dan budaya lokal.

Baca Juga:
Karena itu, pembinaan Sanipoda menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan ruang kepada generasi muda Tapanuli Selatan agar terus berkarya sekaligus menjaga identitas budaya daerah.

"Kami percaya seni memiliki kekuatan menyatukan masyarakat, merawat memori, sekaligus menumbuhkan harapan. Melalui Sanipoda, kami ingin anak-anak muda Tapanuli Selatan terus berkembang dan budaya daerah tetap hidup di tengah masyarakat," ujarnya.

Malam itu, Sanipoda bukan hanya mempersembahkan sebuah pertunjukan.

Mereka menghadirkan sebuah cerita tentang ketabahan, gotong royong, dan harapan. Sebuah pengingat bahwa sebesar apa pun bencana datang, masyarakat Tapanuli Selatan mampu bangkit ketika pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha berdiri di sisi yang sama.

Baca Juga:
Di penghujung pertunjukan, tepuk tangan panjang yang menggema di arena PRSU seolah menjadi penghormatan bagi semangat itu—semangat yang lahir dari luka, tumbuh dalam kebersamaan, dan kini menguat sebagai harapan baru bagi Tapanuli Selatan.

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Paviliun Kabupaten Karo Tampilkan Hasil Pertanian Unggulan
Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi
115 Wartawan Kawal Publikasi PRSU Emas
Partisipasi Aktif Bank Sumut Gebyarkan PRSU, Disambut Antusias Pengunjung
Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan
Wakil Wali Kota Medan Harap PRSU ke-50 Jadi Etalase Promosi Potensi Daerah
 
Komentar