TANJUNGBALAI | Imagonews ~ Pemerintah Kota Tanjungbalai memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 sebagai sarana memperkenalkan potensi daerah, mulai dari produk unggulan UMKM, kekayaan budaya, hingga peluang investasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama Ketua TP PKK Mashandayani Mahyaruddin, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Staf Ahli TP PKK Desi Khairina Fadly Abdina, serta jajaran organisasi perangkat daerah menghadiri pembukaan PRSU ke-50 di Kompleks PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Jumat (3/7/2026) malam.
Mahyaruddin Salim mengatakan keikutsertaan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam PRSU merupakan bagian dari upaya memperluas promosi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Baca Juga:
"PRSU menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM, budaya lokal, sekaligus menunjukkan potensi investasi yang dimiliki Kota Tanjungbalai kepada masyarakat luas," ujarnya.
Pada PRSU tahun ini, Pemerintah Kota Tanjungbalai menghadirkan berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM dan binaan Dekranasda. Produk yang dipamerkan meliputi kain ecoprint, songket, tanjak, tas berbahan batok kelapa, tempat tisu, hingga kerajinan berbahan dasar kerang.
Selain kerajinan, pengunjung juga dapat menemukan beragam kuliner khas Tanjungbalai seperti keripik ikan teri crispy, tauco, terasi, ikan teri kemasan, aneka kerupuk, minuman mangga, kue cucur, serta produk olahan pangan lokal lainnya.
Mahyaruddin berharap kehadiran Paviliun Kota Tanjungbalai mampu menarik minat pengunjung untuk lebih mengenal potensi daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar yang lebih luas.
Baca Juga:
PRSU ke-50 mengusung tema "Harmoni Emas" dan berlangsung selama 31 hari, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara sebagai ajang promosi potensi daerah, investasi, pariwisata, budaya, serta penguatan sektor UMKM.
Pada pembukaan acara, Wakil Gubernur Sumatera Utara, , yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, menegaskan, tema "Harmoni Emas" mencerminkan keberagaman masyarakat Sumatera Utara sebagai kekuatan menuju kemajuan daerah.
Menurutnya, PRSU tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wadah memperkenalkan kekayaan budaya, kualitas sumber daya manusia, serta produk UMKM yang diharapkan mampu mendorong investasi, pertumbuhan ekonomi, dan sektor pariwisata di Sumatera Utara.
Baca Juga: