Sabtu, 13 Juni 2026
Rayakan 15 Tahun Ikatan Alumni Pertahanan Indonesia – Australia

Indonesia dan Australia Komit Wujudkan Hubungan Pertahanan yang Kuat dan Produktif

Agus Supratman - Selasa, 27 Januari 2026 15:43 WIB
Indonesia dan Australia Komit Wujudkan Hubungan Pertahanan yang Kuat dan Produktif
LATIHAN: Para prajurit Angkatan Darat Australia dan sebuah Tank Tempur Utama M1A1 Abrams Angkatan Darat Australia dari Resimen Kavaleri ke-2, melakukan serangan amfibi selama Latihan Keris Woomera 2024 di Pantai Banongan, Indonesia.(Foto: Kedubes Australia)

JAKARTA| Imagonews ~ Tahun ini, Ikatan Alumni Pertahanan IndonesiaAustralia (IKAHAN) merayakan hari jadi yang ke-15 tahun. IKAHAN mencerminkan komitmen jangka panjang Indonesia dan Australia terhadap hubungan pertahanan yang kuat dan produktif.

"Kerja sama pertahanan antara Australia dan Indonesia terus menguat, menunjukkan komitmen kita terhadap satu sama lain dan terwujudnya kawasan yang damai, stabil, dan makmur. IKAHAN telah memainkan peran kunci dalam memperdalam hubungan antar masyarakat yang menjadi dasar kerja sama ini," kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier.

Baca Juga:

Australia dan Indonesia telah berbagi hubungan pertahanan yang erat selama lebih dari 75 tahun. Pada tahun 1947, setelah Indonesia memilih Australia sebagai perwakilannya di Komite PBB untuk merundingkan perjanjian kemerdekaan, pengamat militer Australia disambut di Indonesia dengan baik oleh rakyat Indonesia.

Pada awal tahun 1960-an, perwira Angkatan Pertahanan Australia mulai menjalani pelatihan di Indonesia dan perwira Angkatan Bersenjata Republik Indonesia mulai menjalani pelatihan di Australia. Sejak itu, ribuan perwira Australia dan Indonesia telah bekerja, belajar, dan berlatih bersama.

Baca Juga:

Salah satu pendiri IKAHAN dari Indonesia, Laksamana TNI (Purn.) Agus Suhartono mengatakan, "IKAHAN adalah contoh luar biasa dari nilai dan pentingnya investasi dalam hubungan antar masyarakat, terutama untuk negara tetangga yang begitu dekat seperti Indonesia dan Australia. Selamat atas lima belas tahun berdirinya IKAHAN."

"Sejak didirikan, IKAHAN telah menjadi jembatan komunikasi dan kerja sama strategis di semua tingkatan, mulai dari kadet hingga pemimpin pertahanan senior dari kedua negara. Ini adalah cerminan sejati dari penghargaan dan rasa hormat yang tinggi yang kita miliki satu sama lain," kata the Hon. GEN (Ret) David Hurley, salah satu pendiri IKAHAN dari Australia.

Baca Juga:

Hubungan pertahanan Australia-Indonesia terus dipererat dengan pengumuman Perjanjian Keamanan Bersama Australia-Indonesia oleh Presiden Prabowo dan Perdana Menteri Albanese. Perjanjian ini dibangun berdasarkan Perjanjian Kerja Sama Pertahanan Australia-Indonesia 2024 dan Perjanjian Lombok 2006.

IKAHAN didirikan pada tahun 2011 sebagai asosiasi alumni formal. Asosiasi ini adalah ikatan alumni pertahanan pertama di Indonesia dan memiliki lebih dari 5.000 anggota hingga saat ini, yang mencakup semua pangkat dan angkatan.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
KAI Sumut Angkut 27.787 Ton Petikemas
Libur Sekolah Lebih Hemat, Tarif KA Sribilah Fakultatif Turun hingga 30 Persen
KAI dan Pemkab Deli Serdang Sepakati Penataan Kawasan Eks Stasiun Deli Tua
913 Ribu Pelanggan KAI Sumut Pilih Bertransaksi Digital Melalui Aplikasi Access
Stasiun Mambang Muda: Pintu Gerbang Bersejarah dan Nadi Mobilitas Labura
KAI Sumut Angkut 145 Ribu Ton BBM pada Mei 2026
 
Komentar