Sabtu, 06 Juni 2026

Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan untuk Siswa Pelosok

Tak Mau Anak-anak Pertaruhkan Nyawa untuk Pergi Sekolah
Edi Saputra - Sabtu, 29 November 2025 21:41 WIB
Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan untuk Siswa Pelosok
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Darurat Jembatan sebagai langkah percepatan untuk memperkuat akses jalan para pelajar menuju sekolah di seluruh pelosok Indonesia.(Foto: Istimewa)

JAKARTA | Imagonews ~ Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Darurat Jembatan sebagai langkah percepatan untuk memperkuat akses jalan para pelajar menuju sekolah di seluruh pelosok Indonesia.

Langkah ini diambil menyusul laporan dan temuan mengenai banyaknya siswa yang harus mempertaruhkan keselamatan karena minimnya infrastruktur penghubung.

Hal ini disampaikan Prabowo pidatonya pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11). Ia menegaskan pembangunan jembatan merupakan prioritas pemerintah untuk menunjang kemajuan pendidikan.

Baca Juga:

Prabowo menyebut kebutuhan pembangunan jembatan mencapai 300.000 unit di berbagai wilayah.

"Ada jembatan yang kecil, ada yang penyeberangan. Ini sedang kita rancang anak-anakku, sabar saya sedang bekerja, mudah-mudahan tahun depan semua jembatan bisa berdiri," ujar Prabowo.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Prabowo langsung menugaskan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Ia meminta Brian mengerahkan SDM teknik sipil untuk terjun membantu pembangunan ratusan ribu jembatan yang dibutuhkan.

Selain itu, Prabowo menekankan peran penting TNI dan Polri dalam pengerjaan jembatan, termasuk pengerahan pasukan Zeni dan Brimob untuk membantu masyarakat desa.

Baca Juga:

"Kerahkan batalion-batalion Zeni untuk membantu, saya juga meminta polisi turun, saya meminta itu kompi-kompi Brimob terjunkan bantu rakyat di desa-desa untuk atasi masalah jembatan ini menjadi prioritas, karena saya tidak rela anak-anak seperti itu setiap hari mempertaruhkan nyawanya untuk ke sekolah," tegas Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan elite-elite di Jakarta perlu lebih peka terhadap kondisi masyarakat.

"Tidak dengan hardik-menghardik, tidak dengan maki-memaki, tidak mengejek. Kita harus atasi jembatan itu dengan kerja nyata, pikiran nyata," katanya. (Edi Saputra)

Baca Juga:

Editor
: Agus Supratman
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Muhdi Kurnia Bawa Manuskrip Tari Melayu 1957 ke Era Digital
Sumut Miliki Perguruan Tinggi Berpredikat Unggul Terbanyak di Luar Pulau Jawa, Kalahkan Yogyakarta dan Bali
Wujud Kepedulian Lingkungan, Polres Humbahas Laksanakan Aksi Bersih Seputaran Kota Doloksanggul
Perguruan DwiTunggal Gelar Campuss Expo dan Career Day
LBH Medan: Bupati Langkat Harus Berikan Hak 103 Guru Honorer
KPA: Penertiban Konsesi Korporasi di Sumatera Harus Diikuti Langkah Pemulihan Hak Rakyat Atas Tanah
 
Komentar