Sabtu, 13 Juni 2026

Presiden Prabowo Perintahkan Pengiriman Bantuan Cepat ke 3 Provinsi Terdampak Bencana di Sumatra

4 Pesawat Diterbangkan ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana
Edi Saputra - Jumat, 28 November 2025 14:45 WIB
Presiden Prabowo Perintahkan Pengiriman Bantuan Cepat ke 3 Provinsi Terdampak Bencana di Sumatra
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno memberikan keterangannya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat, 28 November 2025. Foto: BPMI Setpres/Rusman

JAKARTA | Imagonews ~ Pemerintah kembali mengirimkan bantuan penanganan bencana alam ke tiga provinsi terdampak—Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat—pada Jumat pagi, 28 November 2025. Pengiriman dilakukan atas instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto, yang sejak hari pertama bencana telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat mengirim bantuan ke lapangan.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan, pengiriman bantuan terbaru dilakukan pada pukul 07.30 WIB dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. "Jadi pagi ini sekitar pukul setengah delapan pagi, telah diberangkatkan, atas instruksi langsung Bapak Presiden tadi malam kepada seluruh jajaran terkait, untuk memberangkatkan pagi ini empat pesawat: tiga pesawat Hercules, kemudian satu pesawat A400 yang awal bulan ini tiba di Tanah Air untuk terbang ke tiga provinsi yang terdampak bencana," ujar Seskab Teddy dalam keterangan persnya kepada awak media usai pengiriman bantuan.

Seskab Teddy juga menjelaskan, keempat pesawat tersebut akan diterbangkan menuju bandara-bandara terdekat dari lokasi terdampak. "Jadi akan ke Padang, Sumatra Barat, kemudian ke bandara terdekat di Tapanuli, itu tepatnya nanti akan ke bandara Silangit, Sumatra Utara, kemudian satu ke bandara di Banda Aceh dan Lhokseumawe Aceh Utara karena adalah bandara terdekat dengan lokasi terdampak," ungkap Seskab Teddy.

Baca Juga:
Seskab Teddy menegaskan, langkah ini bukan pengiriman pertama. Sejak awal bencana, Presiden Prabowo telah memberikan arahan tegas agar seluruh bantuan dikirimkan tanpa jeda. "Sejak hari pertama tanggal 25 November, Bapak Presiden sudah langsung menginstruksikan kepada Bapak Menko PMK untuk mengkoordinir secara langsung terkait penanganan bencana," kata Seskab Teddy.

Dalam beberapa hari terakhir, alur bantuan terus berlangsung melalui pesawat TNI maupun maskapai sipil. Seluruh kebutuhan yang dikirim disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan, berdasarkan komunikasi langsung pemerintah pusat dengan para kepala daerah.

Untuk memastikan akurasi kebutuhan, Presiden Prabowo dan jajaran terkait telah berkomunikasi langsung dengan pemerintah daerah. Seskab Teddy menyampaikan bahwa pemerintah pusat dan daerah terus berkoordinasi dan berkomunikasi terkait penanganan bencana tersebut.

"Kemarin sudah menghubungi langsung, menelpon langsung para kepala daerah di Sumatera Barat, kemudian Pak Masinton, kemudian Gus Irawan, Bupati Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan sudah dihubungi juga termasuk Gubernur Sumatra Utara dan Provinsi Aceh," ucap Seskab Teddy.

Baca Juga:
Data dari para kepala daerah tersebut menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan jenis bantuan yang dikirimkan pada pagi ini. Bantuan yang diterbangkan terdiri dari peralatan darurat hingga kebutuhan vital bagi evakuasi dan pemulihan cepat.

"Jadi hari ini diberangkatkan sesuai kebutuhan yakni tenda sebanyak sekitar 150, kemudian ada perahu karet karena sangat penting untuk evakuasi ada sekitar 64, kemudian genset, alat bantu listrik, kemudian yang terpenting juga alat komunikasi diberangkatkan sekitar 100 alat komunikasi ke sana agar signal komunikasi bisa dimulai kembali. Kemudian juga bahan makanan siap saji, kemudian tim medis dari TNI, kemudian juga dari Kementerian Kesehatan," ungkap Seskab Teddy.

Seskab Teddy turut menyampaikan arahan Presiden Prabowo yang menekankan bahwa seluruh bantuan harus menjangkau titik terdalam wilayah terdampak. "Yang penting semua bantuan segera terbang ke lokasi sampai daerah terdalam, terdetail mengenai lokasi tersebut sampai ke dalam," tegas Seskab Teddy.

Dengan instruksi tegas dan mobilisasi cepat ini, Pemerintah menegaskan komitmen penuh untuk menempatkan keselamatan rakyat sebagai prioritas utama.(Edi Saputra)

Baca Juga:

Editor
: Agus Supratman
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
6.731 Peserta Ikuti SMM USU 2026, Meningkat 25 Persen dari Tahun Lalu
Andi Pranata Buka Rakor BOEMKRAFT DPW PKS Sumut, Ingatkan Prinsip Kerja “3T”
Wujud Kepedulian Pasca-Banjir, KAI Divre I Sumut Salurkan Hewan Kurban ke Aceh Tamiang
Tempat Hiburan Malam Capital Building Medan DIrazia Tim Gabungan Polda Sumut
3.150 Calon Mahasiswa Baru Lolos Jalur SNBT, USU Bersiap Terima Mahasiswa di SMM dan SMM PTN Barat
USU Perkuat Jejaring Riset Internasional Bersama CSEAS Kyoto University
 
Komentar