Minggu, 14 Juni 2026
Optimalkan Kawasan Industri

Gubernur Bobby Nasution Usulkan Integrasi KIM, Kualatanjung, dan Belawan

Edi Saputra - Jumat, 23 Januari 2026 20:06 WIB
Gubernur Bobby Nasution Usulkan Integrasi KIM, Kualatanjung, dan Belawan
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution dampingi sejumlah OPD, menerima audiensi Direksi PT Danareksa Persero di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman No 41 Medan, Kamis (22/01/26).(Foto: YT Hariono/ Diskominfo Sumut)

MEDAN | Imagonews ~ Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan pentingnya integrasi antara Kawasan Industri Medan (KIM), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Pelabuhan Kualatanjung, hingga Pelabuhan Belawan. Hal tersebut disampaikannya saat menerima audiensi jajaran Direksi PT Danareksa di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis 22 Januari 2026.

Pertemuan tersebut membahas penguatan sektor industri, efisiensi logistik, serta pengelolaan sumber daya air di kawasan industri Sumut. "Saya ingin Sumut menjadi satu kesatuan yang kuat dengan jalur transportasi yang efisien. Kita ingin mengusulkan sistem di mana produk dari kawasan ekonomi kita mendapatkan kemudahan otomatis hingga ke luar negeri. Jangan sampai begitu keluar area, kena pajak baru lagi, yang justru memberatkan pelaku usaha," ujar Bobby Nasution.

Bobby juga mengusulkan pembagian fungsi yang jelas antara Pelabuhan Belawan dan Pelabuhan Kualatanjung agar keduanya saling mendukung. "Kita harus adil membagi peran. Kalau Kualatanjung ingin hidup, fungsinya harus dipisahkan dengan Belawan. Selain itu, Sumut punya keunggulan letak geografis yang dekat dengan pasar internasional. Potensi ini harus kita maksimalkan agar kita tidak kalah bersaing dengan kawasan industri di luar Sumut," tambahnya.

Baca Juga:
Selain itu, Bobby berharap PT Danareksa dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung petani dan pelaku usaha lokal agar mampu berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai 8%, dengan menjadikan Sumut sebagai pusat industri terpadu di gerbang barat Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Jaya Ruchandi menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh pengembangan kawasan industri di Sumut. Saat ini, Danareksa tengah mengajukan proses pengelolaan sejumlah kawasan industri agar dapat berjalan lebih optimal di bawah manajemen mereka.

"Kedatangan kami untuk memastikan aksi korporasi berjalan baik, termasuk operasional dan penertiban pengelolaan air bawah tanah di Kawasan Industri Medan. Kami sudah melakukan investasi di sini dan juga tengah melirik pengembangan di Tanjung Kasau, untuk memperluas jangkauan kawasan industri di Sumut," jelas Yadi.

Baca Juga:

Editor
: Agus Supratman
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Pemprov Sumut Apresiasi Wajib Pajak, 936 Hadiah Dibagikan Lewat Gebyar Pajak
Pemprov Sumut Gelontorkan Rp1,1 Triliun untuk Percepat Program Hasil Terbaik Cepat
Andi Pranata Buka Rakor BOEMKRAFT DPW PKS Sumut, Ingatkan Prinsip Kerja “3T”
Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN Sumut
Bulog Tembus 3 Juta Ton Serapan Gabah-Beras Petani, Rekor Baru Penguatan Cadangan Pangan Nasional
Ketua DPW PKS Sumut Andi Pranata Dorong Sinergisitas dan Kolaborasi Ummat
 
Komentar