Senin, 20 April 2026

Jelang Mudik Lebaran 2026, Hamawas Lakukan Peningkatan Layanan di Jalan Tol Kutepat

Agus Supratman - Senin, 02 Maret 2026 21:25 WIB
Jelang Mudik Lebaran 2026, Hamawas Lakukan Peningkatan Layanan di Jalan Tol Kutepat
KOMITMEN: PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat) berkomitmen untuk terus memastikan dan meningkatkan layanan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol BPJT, Kementerian Pekerjaan Umum (PU).(Foto: Corporate Communication PT Hutama Marga Waskita)

SUMATERA UTARA | Imagonews ~ PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (Kutepat) berkomitmen untuk terus memastikan dan meningkatkan layanan sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol BPJT, Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran lalu lintas pada periode libur Lebaran tahun 2026.

Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta, menyampaikan, peningkatan pelayanan tersebut mencakup kegiatan beautifikasi serta pemeliharaan yang dilakukan secara rutin maupun non rutin di KM 91+400, KM 103+200, dan KM 104+400, pada ruas tol Tebing Tinggi – Indrapura dengan melakukan perbaikan Rigid Pavement, Flexible Pavement, serta penanganan lubang yang disebabkan oleh faktor cuaca maupun muatan kendaraan berlebih.

"Pemeliharaan pada jalan tol secara keseluruhan telah rampung pada akhir bulan Februari 2026 dengan metode Scraping, Filling & Overlay (SFO) yaitu pengelupasan lapisan perkerasan lama yang kualitasnya menurun, kemudian diganti dengan material baru untuk mengembalikan kondisi struktur agar lebih optimal dan tahan lama. Beautifikasi juga dilakukan secara rutin pada fasilitas penunjang lainnya seperti pengecatan ulang pada marka jalan, concreate barrier atau pembatas jalan, penggantian lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), pembersihan drainase atau saluran air serta melakukan pembersihan sampah dan penyapuan jalan setiap harinya untuk mendapatkan visibilitas yang maksimal ketika di malam hari." imbuh Ergy.

Baca Juga:
Upaya penghijauan di sepanjang ruas jalan tol juga dilakukan secara rutin melalui program penanaman pohon setiap bulan nya. Langkah ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan jalan tol yang lebih asri, teduh, dan nyaman bagi pengguna jalan sekaligus mendukung kelestarian lingkungan serta meningkatkan kualitas udara di sekitar ruas tol.

"Penanaman pohon yang kami lakukan juga bertujuan untuk menciptakan jalan tol yang hijau, asri, dan ramah lingkungan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan bahwa pengembangan infrastruktur tidak hanya berfokus pada konektivitas dan kelancaran mobilitas, tetapi juga harus selaras dengan prinsip pelestarian lingkungan yang berkelanjutan." tutup Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta.

Guna memastikan kesiapan layanan menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, BPJT juga turut melakukan peninjauan langsung ke ruas tol Sinaksak –Simpang Panei serta Rest Area yang berada di KM 99 ruas tol Tebing Tinggi – Indrapura pada Kamis (26/02/2026) lalu.

PENGECEKAN: BPJT turut melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi ruas tol, meliputi perkerasan jalan, marka dan rambu lalu lintas, guardrail, drainase, serta PJU. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap fungsi peralatan tol, seperti gardu dan mesin toll gate, sistem transaksi dan tapping, cctv, variable message sign (VMS), hingga kesiapan sentra komunikasi dalam memantau arus lalu lintas secara real-time.(Foto: Corporate Communication PT Hutama Marga Waskita)

Baca Juga:

Pada kegiatan peninjauan tersebut, BPJT turut melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi ruas tol, meliputi perkerasan jalan, marka dan rambu lalu lintas, guardrail, drainase, serta PJU. Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan terhadap fungsi peralatan tol, seperti gardu dan mesin toll gate, sistem transaksi dan tapping, cctv, variable message sign (VMS), hingga kesiapan sentra komunikasi dalam memantau arus lalu lintas secara real-time.

Kesiapan sarana pendukung di rest area juga dilakukan pengecekan standar pelayanan meliputi fasilitas parkir, toilet, tempat ibadah, tenant usaha mikro kecil menengah (UMKM) serta sistem pengamanan dan pelayanan pengguna jalan. Hasil peninjauan secara keseluruhan menunjukkan bahwa ruas tol dan fasilitas pendukung telah memenuhi standar pelayanan dan siap mendukung untuk kelancaran arus mudik selama periode Lebaran 2026.

Kunjungan tersebut menjadi wujud sinergi dan komitmen bersama antara Pemerintah dan Badan Usaha dalam memastikan kesiapan konstruksi maupun operasional ruas tol, sehingga manfaat dari ruas tol Kutepat dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat Sumatera Utara.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Libur Panjang Imlek 2026, JTTS Kelolaan Hutama Karya Catat Trafik Lebih Dari 672 Ribu Kendaraan
Trafik Long Weekend Perayaan Imlek di Jalan Tol Trans Sumatera Meningkat 41,21 Persen
Ruas Jalan Tol Terbanggi Besar– Kayu Agung Catatkan Pendaratan Pesawat Tempur Pertama di Jalan Tol Indonesia
Hamawas Gelar Kegiatan Apel dan Donor Darah pada Bulan K3
Ruas Tol Kutepat, Infrastruktur Strategis Penopang Ekonomi Sumatera Utara
Meningkat 28,78%, Trafik Harian Jalan Tol Trans Sumatera Capai 120.757 Kendaraan
 
Komentar