MEDAN | Imagonews ~ Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat roda pembangunan di Kota Medan. 542.166 SPPT PBB Kota Medan Senilai Rp 972 Miliar lebih Diserahkan pada Wajib Pajak untuk membiayai pembangunan itu.
Hal ini dibuktikan saat dirinya menyerahkan secara simbolis Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi Bangunan (PBB) dan Buku Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) tahun 2026 di awal tahun di Balai Kota Medan, Rabu 21 Januari 2026.Langkah cepat ini diambil Rico Waas untuk memastikan ketersediaan anggaran pembangunan sejak dini. Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa pajak, khususnya PBB, adalah instrumen vital yang manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik yang berkelanjutan.
Baca Juga:"Biasanya penyerahaan PBB dilakukan pada bulan Februari atau Maret. Tahun ini kita mulai sejak januari. Ini adalah semangat awal tahun untuk tancap gas. Semangat bersama untuk bekerja lebih baik," kata Rico Waas.
Dalam acara tersebut Rico Waas juga mengungkapkan, tahun ini merupakan momentum terakhir penggunaan SPPT fisik secara masif.
"Kita akan menuju E-SPPT di tahun depan. Ini adalah langkah kita untuk lebih profesional, transparan, dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya," ujar Rico Waas dihadapan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Administrasi Umum Laksamana Putra Siregar, Kaban Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian, serta para Camat, dan Lurah se-Kota Medan.Tidak hanya itu, orang nomor satu di Pemko Medan itu juga mengingatkan kepada seluruh jajaran Bapenda dan kewilayahan agar menjaga integritas. Sebab dirinya menyadari bahwa kepercayaan masyarakat adalah kunci utama dalam kepatuhan pajak.
Baca Juga:"Enggannya masyarakat membayar pajak seringkali karena bertemu oknum yang tidak bertanggung jawab. Saya minta Bapenda dan kewilayah harus bersih dari praktik oknum. Jika kita profesional, masyarakat pasti percaya dan sukarela membangun kotanya lewat pajak," tegasnya.
Dengan dimulainya pendistribusian SPPT PBB lebih awal ini, Rico Waas optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026 dapat tercapai lebih maksimal, sehingga proyek-proyek strategis di Kota Medan dapat berjalan tepat waktu dan tepat sasaran.
"Saya juga mengapresiasi kinerja Bapenda kota Medan yang langsung tancap gas diawal tahun. Saya optimis PAD kita di tahun 2026 dapat tercapai maksimal," harapnya optimis.Sementara itu Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian dalam laporannya menyebutkan total SPPT yang diserahkan sebanyak 542.166 dengan total Rp 972.045.127.089.
Baca Juga:Agha juga optimis capaian realisasi PBB tahun ini dapat tercapai,ini tidak terlepas dari evaluasi menyeluruh terhadap kendala-kendala yang dihadapi pada tahun sebelumnya.
"Sebagai langkah perbaikan, Bapenda kini menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang lebih ketat dalam pendistribusian SPPT kepada masyarakat,"jelas Agha.
Salah satu fokus utama tahun ini, bilang Agha memastikan SPPT PBB sampai ke tangan wajib pajak dalam waktu maksimal tiga bulan."Kami memperkuat SOP agar SPPT PBB ini tidak lagi memakan waktu berbulan-bulan untuk sampai ke masyarakat. Target kami, dalam tiga bulan semua sudah tersebar," ujarnya.
Baca Juga:Dalam acara ini, Wali Kota Medan Rico Waas juga turut menyerahkan hadiah kepada Kecamatan dan Kelurahan yang capaian realisasi penerimaan PBB tertinggi pada tahun 2025 serta launching logo Bapenda.