Rabu, 21 Oktober 2026
Tumbuh 13 Persen

KAI Divre I Sumut Angkut 468.944 Ton Barang hingga Juli 2026

Agus Supratman - Jumat, 14 Agustus 2026 18:43 WIB
KAI Divre I Sumut Angkut 468.944 Ton Barang hingga Juli 2026
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat volume angkutan barang mencapai 468.944 ton sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, tumbuh 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 414.856 ton.(Foto: Humas KAI Divre I Sumatera Utara)

MEDAN | Imagonews ~ PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatat volume angkutan barang mencapai 468.944 ton sepanjang periode Januari hingga Juli 2026, tumbuh 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 414.856 ton.

Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan pertumbuhan tersebut terutama disumbang oleh tiga komoditas utama, yakni bahan bakar minyak (BBM), peti kemas, dan minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).

"Sepanjang Januari hingga Juli 2026, volume angkutan barang KAI Divre I Sumatera Utara tumbuh 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan tersebut terutama berasal dari angkutan BBM, peti kemas, dan CPO," ujar Anwar di Medan, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga:
Secara bulanan, kinerja angkutan barang pada Juli 2026 mencatatkan pertambahan signifikan mencapai 81.049 ton, atau meningkat 44 persen dibandingkan Juli 2025 yang tercatat sebanyak 56.272 ton.

Pertumbuhan tertinggi pada bulan Juli terjadi pada komoditas peti kemas yang melayani 37.838 ton. Angka ini melonjak 113 persen dibandingkan Juli 2025 yang tercatat sebesar 17.797 ton.

"Angkutan kereta api yang memiliki daya angkut besar dan bebas macet menjadi pilihan utama mitra untuk mengirimkan barang komoditinya melalui angkutan peti kemas karena memberikan kepastian waktu tiba di tujuan," kata Anwar.

Selain peti kemas, angkutan CPO juga mengalami kenaikan seiring kebijakan pemerintah menerapkan Biosolar B50 mulai 1 Juli 2026. Pada Juli 2026, KAI Divre I Sumut mendistribusikan 10.237 ton CPO, atau tumbuh 8 persen dibandingkan Juli 2025 yang mengangkut 9.446 ton.

Baca Juga:
"Sumatera Utara sebagai provinsi dengan luas lahan sawit terbesar ketiga di Indonesia telah terintegrasi dengan jalur kereta api, sehingga hasil produksi CPO dapat dimobilisasi secara cepat dan efisien," tambahnya.

Atas capaian tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen terus memperkuat peran transportasi rel sebagai penopang rantai pasok dan logistik di wilayah tersebut.

"Melalui kapasitas angkut yang besar, bebas hambatan, serta terhubungkannya jalur rel ke kawasan industri dan pelabuhan, KAI Divre I Sumut siap mendukung penuh kelancaran rantai pasok industri daerah, termasuk menyukseskan kebijakan penerapaan Biosolar B50 guna mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara secara berkelanjutan," tutup Anwar.

Baca Juga:

Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Stasiun Perbaungan Hubungkan Mobilitas Warga, Penumpang Tumbuh 19 Persen
Dari Terminal BBM ke Wilayah Konsumsi, Kereta Api Menjaga Arus Distribusi Energi
Kabut Asap Selimuti Sumut, KAI Divre I Sumut Pastikan Perjalanan Kereta Api Tetap Normal
KAI Hadirkan Mini Fair di Stasiun Medan, Buka Peluang Pasar Baru Bagi UMKM Sumut
Pelanggan Nikmati Layanan Kereta Api di Sumut Naik 5 Persen
Stasiun Bandar Tinggi Jadi Titik Awal Konektivitas KA Menuju Pelabuhan Kuala Tanjung
 
Komentar