Sabtu, 03 Oktober 2026

Pemkab Deli Serdang Buka Ruang Kolaborasi dan Investasi untuk Pengembangan Aset serta Pertanian Berkelanjutan

Edi Saputra - Kamis, 30 Juli 2026 15:46 WIB
Pemkab Deli Serdang Buka Ruang Kolaborasi dan Investasi untuk Pengembangan Aset serta Pertanian Berkelanjutan
Admin
Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan menerima sejumlah audiensi yang membahas peluang investasi pengembangan gedung eks Delimas dan Kolam Renang Deli Serdang, serta penguatan sektor pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi biologi dan pupuk organik, di Kantor Bupati, Selasa (28/7/2026).

LUBUK PAKAM | Imagonews – Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan menerima sejumlah audiensi yang membahas peluang investasi pengembangan gedung eks Delimas dan Kolam Renang Deli Serdang, serta penguatan sektor pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi biologi dan pupuk organik, di Kantor Bupati, Selasa (28/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut gedung eks Delimas dirancang sebagai pusat perbelanjaan terpadu dengan konsep empat lantai yang mengakomodasi kawasan retail, fesyen dan gaya hidup, pusat kuliner dan area keluarga, layanan kesehatan, sentra UMKM, hingga kawasan hiburan. Konsep tersebut diharapkan mampu menghadirkan pusat aktivitas ekonomi dan rekreasi yang lebih modern serta menjadi daya tarik baru bagi masyarakat Deli Serdang. Meski demikian, konsep tersebut masih bersifat awal dan menjadi bagian dari penjajakan peluang investasi bersama calon mitra.

"Begitupun dengan kolam renang. Saya mau kolam yang ada diperbaiki dan bisa untuk pertandingan prestasi sehingga pembinaan para atlet dapat maksimal," ucapnya.

Baca Juga:
Pada kesempatan yang sama, Bupati juga menerima Anggota DPR RI Komisi X, Sofyan Tan, bersama Direktur Riset dan Pengembangan PT Terra Agro Persada Nico Wanandy, beserta jajaran Universitas Satya Terra Bhinneka untuk membahas pemanfaatan pupuk organik sebagai upaya memperbaiki kualitas tanah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta menghasilkan produk pertanian yang lebih sehat.

Menurutnya,sinergi antara pemerintah, akademisi, dan mitra strategis menjadi langkah penting dalam menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

Rencananya akan dilakukan identifikasi lahan seluas 10 hingga 20 hektare yang memiliki produktivitas rendah, kondisi tanah yang rusak, atau rendemen yang kurang baik. Program percontohan tersebut akan difokuskan pada komoditas padi, cabai, dan bawang dengan pendampingan Universitas Satya Terra Bhinneka agar pelaksanaannya berbasis kajian ilmiah dan memberikan manfaat nyata bagi para petani.

"Kami ingin memastikan setiap inovasi yang diterapkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Melalui sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat, saya meyakini kita dapat mewujudkan pertanian Deli Serdang yang lebih maju, produktif, berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani," tegasnya.

Baca Juga:
Ia berharap berbagai penjajakan yang dilakukan tersebut dapat menghadirkan investasi dan inovasi yang mampu mengoptimalkan aset daerah, memperkuat sektor pertanian, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Deli Serdang.

SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Ringankan Beban Keluarga Pasien, Pemkab Deli Serdang Luncurkan Program PAS KALI
Pemilih Pemula Dibekali Pendidikan Politik, Pemkab Deli Serdang Dorong Demokrasi Cerdas
Salak Deli Kini Layani Adminduk Secara Mandiri, Masyarakat Tak Perlu ke Kantor
Bupati Deli Serdang Letakkan Batu Pertama Pembangunan RKB dan Aula SMPN 1 Beringin
Asri Ludin Tambunan Berikan Lahan Pinjam Pakai Gratis Dongkrak Pendapatan Petani Cabai Sibolangit
Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
 
Komentar