Sabtu, 13 Juni 2026

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat SPBU di Aceh Besar

Tingkatkan Kesiapsiagaan Tanggap Darurat
Agus Supratman - Sabtu, 13 Juni 2026 10:43 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Gelar Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat SPBU di Aceh Besar
Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang dilaksanakan di SPBU CODO 13.233.404, Kabupaten Aceh Besar, pada 8–10 Juni 2026.(Foto: Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut)

ACEH BESAR | Imagonews ~ Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus memperkuat aspek keselamatan operasional melalui kegiatan Pelatihan dan Simulasi Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang dilaksanakan di SPBU CODO 13.233.404, Kabupaten Aceh Besar, pada 8–10 Juni 2026.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Sales Area Retail Aceh, Fuel Terminal Krueng Raya, PT Elnusa Petrofin, dan HSSE Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Sebanyak 75 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari 50 peserta eksternal termasuk pengawas SPBU wilayah Kota Banda Aceh serta 25 pekerja dan operator SPBU CODO 13.233.404.

Pelatihan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari pelatihan First Aider yang berlangsung di Ruang Serbaguna Sales Area Retail Aceh, hingga sesi tabletop exercise dan simulasi lapangan yang dilaksanakan langsung di SPBU CODO 13.233.404.

Baca Juga:

Dalam simulasi tersebut, peserta mempraktikkan penanganan skenario keadaan darurat berupa terjadinya luberan BBM saat proses pembongkaran yang kemudian memicu kebakaran pada Mobil Tangki PT Elnusa Petrofin di area SPBU. Simulasi dilakukan untuk menguji efektivitas prosedur tanggap darurat, koordinasi antar fungsi, serta kesiapan personel dalam menghadapi potensi insiden di lapangan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina untuk terus meningkatkan budaya keselamatan di seluruh lini operasional.

"Keselamatan merupakan prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional Pertamina. Melalui pelatihan dan simulasi ini, kami ingin memastikan seluruh personel, mitra kerja, dan pemangku kepentingan terkait memiliki kesiapan serta kemampuan respons yang cepat dan tepat dalam menghadapi kondisi darurat sehingga risiko terhadap manusia, lingkungan, maupun aset perusahaan dapat diminimalkan," ujar Fahrougi.

Sementara itu, Regional Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Agoeng Priyanto, menyampaikan simulasi penanggulangan keadaan darurat merupakan bagian penting dalam memastikan seluruh personel dan mitra kerja memiliki kesiapan yang sama dalam menghadapi potensi risiko operasional.

Baca Juga:

"Keselamatan bukan hanya tanggung jawab fungsi HSSE, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh pekerja dan mitra kerja dalam setiap aktivitas operasional. Melalui simulasi yang dilakukan secara berkala, kami berharap seluruh personel semakin siap menghadapi kondisi darurat sehingga dapat meminimalkan risiko terhadap manusia, lingkungan, aset, dan keberlangsungan operasional," ujar Agoeng.

Melalui kegiatan ini, Pertamina berharap seluruh peserta dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam kondisi darurat, meningkatkan koordinasi lintas fungsi, serta memperkuat budaya Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) guna mendukung operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Baca Juga:
Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung Laksanakan Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan
Komisaris Utama dan Direktur Kelembagaan & Kepatuhan Pertamina Patra Niaga Perkuat Pengawasan Operasional Infrastruktur Energi di Sumatera Barat
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan 261 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Hari Raya Iduladha 1447 H
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Siapkan Penyaluran 1,2 Juta Tabung LPG 3 Kg
Perkuat Pengamanan Pembangunan Strategis Revitalisasi Terminal LPG di Medan
 
Komentar