Minggu, 19 April 2026

Danrem 023/Kawal Samudra Terjun Langsung Tinjau Penanganan Longsor dan Pembukaan Akses Jalan

Agus Supratman - Jumat, 28 November 2025 18:53 WIB
Danrem 023/Kawal Samudra Terjun Langsung Tinjau Penanganan Longsor dan Pembukaan Akses Jalan
BERJIBAKU: Prajurit Kodam I/Bukit Barisan bersama Pemda, BPBD, Polri, dan relawan berjibaku membersihkan material longsor menggunakan alat berat dan peralatan manual.(Foto: Pendam I/Bukit Barisan)

SIBOLGA | Imagonews ~ Komandan Korem 023/Kawal Samudra, Kolonel Inf Iwan Budiarso, terjun langsung ke lokasi terdampak untuk memastikan proses evakuasi, pembukaan akses jalan, hingga penyaluran bantuan berjalan efektif, jalan Padang Sidempuan Kec. Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (27/11/2025).

Sejumlah titik longsor masih menutup jalur nasional dan kabupaten, menghambat mobilitas warga dan pergeseran logistik. Meski cuaca belum bersahabat, prajurit Kodam I/Bukit Barisan bersama Pemda, BPBD, Polri, dan relawan berjibaku membersihkan material longsor menggunakan alat berat dan peralatan manual.

"Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama. Pembukaan akses dan pencarian korban terus dilakukan secara maksimal. Kodam I/BB akan selalu hadir untuk rakyat," ujar Danrem saat meninjau penanganan longsor di wilayah Korem 023/KS. Hingga saat ini, 204 personel tambahan yang diberangkatkan dari Kodam I/BB telah tiba di Markas Yonif 123/Rajawali untuk memperkuat operasi lapangan, dari mendirikan tenda dan Dapur lapangan dari satuan Bengkangdam l/BB serta Kesehatan.

Baca Juga:

Selain proses evakuasi, prajurit juga mendistribusikan bantuan darurat, membantu warga di pengungsian, serta melakukan pengecekan rumah dan fasilitas umum yang berpotensi terdampak longsor susulan. Masyarakat diimbau tetap siaga mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi memicu bencana lanjutan di kawasan pegunungan dan pesisir barat Sumut.

Berdasarkan laporan sementara di lapangan, total korban meninggal dunia mencapai 30 orang dan 7 orang masih hilang. Sebaran bencana antara lain di Sibolga (13 titik longsor, 5 meninggal), Tapanuli Tengah (7 longsor, 14 banjir, 4 meninggal), Tapanuli Selatan (20 meninggal), hingga Pakpak Bharat dan beberapa wilayah lainnya yang masih terus didata. Pemulihan akses, listrik, dan komunikasi kini menjadi fokus utama di lapangan.(Agus S)

Baca Juga:
Editor
: Edi Saputra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Jalin Sinergi dengan Kodam I/Bukit Barisan, Komitmen Jaga Kelancaran Distribusi Energi di Sumatera Utara
Korem 011 Lilawangsa Peringati Nuzulul Qur’an Ramadhan 1447 Hijriah
Sumringah Anak Pedalam Aceh Utara Sekolahnya Direnopasi TNI
Badan Jalan Retak di Onan Ganjang, Polres Humbahas Himbau Pengendara Hati-hati Melintas
Status Tanggap Darurat Bencana di Sumut Diperpanjang Lagi Seminggu
Danrem Lilawangsa Bersama Ketua Persit Serahkan Bantuan ke Pengungsi Sawang
 
Komentar