Sabtu, 06 Juni 2026

Keren! Deli Serdang Peringkat 1 Pelaksanaan GPM se-Indonesia Tahun 2025

Edi Saputra - Kamis, 15 Januari 2026 21:39 WIB
Keren! Deli Serdang Peringkat 1 Pelaksanaan GPM se-Indonesia Tahun 2025
Foto : Pelaksanaan GPM di sejumlah lokasi di Kabupaten Deli Serdang sebagai langkah dalam upaya mengendalikan laju inflasi yang terjadi di tahun 2025 lalu. (Foto: Istimewa)

LUBUK PAKAM | Imagonews- Deli Serdang menjadi kabupaten/kota penyelenggara Gerakan Pangan Murah (GPM) terbanyak di Indonesia tahun 2025.

Berdasarkan penilaian Badan Pangan Nasional (BPN) per 31 Desember 2025, ada lima kabupaten/kota penyelenggara GPM terbanyak di Indonesia tahun 2025. Kelima kabupaten/kota tersebut, antara lain Kabupaten Deli Serdang dengan 851 penyelenggaraan, Kota Semarang 849 penyelenggaraan, Kabupaten Bogor 755 penyelenggaraan, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) 356 penyelenggaraan, dan kelima Kabupaten Kebumen sebanyak 344 penyelenggaraan.

Untuk tingkat provinsi, Sumatera Utara di posisi keempat dengan 1.305 penyelenggaraan, di bawah Sulawesi Selatan di posisi ketiga dengan 1.336 penyelenggaraan. Di posisi dua ditempati Jawa Barat dengan 1.506 penyelenggaraan, dan posisi pertama adalah Jawa Tengah dengan 2.461 penyelenggaraan. Sedangkan di posisi kelima, tepat satu strip di bawah Sumatera Utara ditempati Sulawesi Utara dengan 781 penyelenggaraan.

Baca Juga:

"Kita patut bersyukur karena menjadi nomor satu se-Indonesia dalam penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah. Keberhasilan ini berkat dukungan dan kerja sama semua pihak, dan support yang terus menerus diberikan oleh Bupati, Bapak dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Bapak Lom Lom Suwondo SS," ucap Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan (Ketapang) Deli Serdang, Rahman Saleh Dongoran SP MSi, Kamis (15/1/2026).

Toppis atau Kios Deli Serdang Sehat juga menjadi upaya Pemkab Deli Serdang dalam mengendalikan laju inflasiPenyelanggaraan

Baca Juga:
"GPM, lanjut Kadis Ketapang, merupakan salah satu solusi dalam upaya mengendalikan laju inflasi yang terjadi di tahun 2025 lalu.

"GPM yang kita laksanakan merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat," imbuh Kadis Ketapang.

Upaya lain yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dalam mengendalikan inflasi, menjaga stabilitas harga, dan menjaga daya beli masyarakat, dengan membuka Toko Pantau dan Pengendali Inflasi (Toppis) atau disebut juga Kios Deli Serdang Sehat (KDSS).

Pelaksanaan GPM dan Toppis atau KDSS, sebut Kadis Ketapang, merupakan inisiasi langsung dari Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, yang telah memberi dampak signifikan terhadap laju inflasi yang terjadi.

Baca Juga:

"Dengan adanya GPM, Toppis atau KDSS berpengaruh signifikan. Laju inflasi berangsur mulai terkendali," sebut Kadis Ketapang.

Berdasarkan arahan Bupati, lanjut Kadis Ketapang, agar di tahun 2026 ini, GPM bisa diselenggarakan lebih banyak daripada tahun 2025 lalu. ( Edi S )

Baca Juga:
Editor
: Agus Supratman
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Hari Bermuhamadiyah di PCM Tanjung Morawa di hadiri Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Utara untuk Sukseskan Mukmatar Muhammadiyah
Jelang Bulan Suci Ramadhan Pemerintah Bersama Bulog Adakan GPM Serentak
Isra Mikraj Tuntut Umat Islam Kendalikan Diri dan Berjuang Secara Seimbang
Wabup: Kompak Bergerak, Setiap Langkah Memberi Dampak
Penanaman Uji Coba IP 300, Target 1 Ha Hasilkan 9 Ton Bukan Hal Mustahil
Ramadan Tahun Ini, Pemkab Deli Serdang Tetap Gelar Buka Puasa Bersama di Masjid Agung
 
Komentar